Sanin Triyanond : Thailand Perkuat Biodiesel, Industri Dan EV Harus Berjalan Berdampingan

Sanin Triyanond, Palm Biodiesel Conference

Indonesian Palm Oil News (IPO News), Bali — Thailand terus memperkuat pemanfaatan biodiesel berbasis minyak sawit sebagai bagian dari strategi ketahanan energi. Di saat yang sama, perkembangan kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) menghadirkan tantangan baru bagi industri biodiesel dan mendorong perlunya strategi energi yang lebih beragam.

Perspektif Thailand tersebut hadir dalam 6th Palm Biodiesel Conference 2026 yang berlangsung di Sofitel Nusa Dua, Bali, 17–18 September 2026. Sanin Triyanond, Chairman of Thai Biodiesel Producer Association (TBPA), tercatat sebagai salah satu pembicara dalam sesi yang membahas percepatan mandatori biodiesel, kesiapan industri dan pembiayaan sektor transportasi berkelanjutan.

Sanin sendiri memiliki pengalaman panjang di industri sawit dan biodiesel Thailand. Selain memimpin TBPA, ia merupakan Director of Patum Vegetable Oil Co., Ltd. dan telah terlibat dalam berbagai komite yang berkaitan dengan pengembangan industri kelapa sawit dan minyak sawit Thailand.

Biodiesel dan Perkembangan Kendaraan Listrik

Perkembangan kendaraan listrik menjadi salah satu faktor penting dalam arah kebijakan energi transportasi Thailand, Data terbaru menunjukkan bahwa konsumen Thailand semakin menerima kendaraan listrik. Pada 2025, pendaftaran mobil penumpang berbasis baterai atau BEV mencapai sekitar 118.696 unit, atau sekitar 21,9 persen dari seluruh pendaftaran mobil penumpang baru. Angka tersebut meningkat tajam dibandingkan 2021 yang baru sekitar 0,4 persen.

Perkembangan tersebut menjadi tantangan bagi industri biodiesel karena kendaraan listrik tidak menggunakan bahan bakar diesel. Namun, dalam berbagai forum industri sebelumnya, Sanin menyoroti pentingnya melihat kendaraan listrik dan biofuel sebagai bagian dari transisi energi yang dapat berkembang secara berdampingan.

Pendekatan tersebut menjadi relevan bagi Thailand karena tidak seluruh kendaraan dan sektor transportasi dapat beralih ke elektrifikasi dalam waktu yang sama.

Thailand Tetap Memperkuat B20

Di tengah pertumbuhan kendaraan listrik, biodiesel tetap memiliki ruang dalam sistem energi Thailand. Pada Mei 2026, asosiasi industri otomotif Thailand bersama Department of Energy Business dan perusahaan pemasok bahan bakar menyatakan bahwa 1.135 model kendaraan dari 15 merek dapat menggunakan diesel B20 sesuai ketentuan dan tetap memperoleh perlindungan garansi berdasarkan persyaratan masing-masing produsen.

Hal tersebut memperlihatkan bahwa B20 masih memiliki tempat dalam kebijakan bahan bakar Thailand, khususnya untuk kendaraan bermesin diesel yang sudah kompatibel. Biodiesel juga memiliki manfaat bagi industri sawit karena meningkatkan pemanfaatan minyak sawit domestik sebagai bahan baku energi.

Sanin Triyanond, Palm Biodiesel Conference

Tantangan Bahan Baku dan Teknologi

Namun, Thailand menghadapi kondisi yang berbeda dibandingkan Indonesia, Kajian Krungsri Research pada Juli 2026 menunjukkan bahwa Thailand menghadapi sejumlah kendala struktural untuk meningkatkan penggunaan biodiesel berkadar tinggi, antara lain keterbatasan pasokan bahan baku, perkembangan kendaraan listrik, standar emisi serta keterbatasan kompatibilitas sebagian kendaraan dengan campuran biodiesel yang lebih tinggi.

Karena itu, peningkatan mandatori biodiesel di Thailand membutuhkan keseimbangan antara kebutuhan energi, kemampuan industri sawit menyediakan bahan baku, kesiapan teknologi kendaraan dan perkembangan pasar otomotif.

Dari Biodiesel Menuju Produk Bernilai Tambah

Dalam jangka panjang, pengembangan industri sawit Thailand juga memiliki peluang untuk bergerak lebih jauh dari sekadar produksi biodiesel. Pemanfaatan minyak sawit dan biomassa untuk menghasilkan berbagai produk bernilai tambah dapat menjadi bagian dari penguatan industri hilir. Pendekatan tersebut sejalan dengan semakin luasnya pembahasan mengenai pemanfaatan biomassa untuk energi transportasi dan produk berbasis hayati.

Dengan basis industri sawit dan biodiesel yang sudah berkembang, Thailand memiliki peluang untuk memperluas pemanfaatan sumber daya tersebut melalui teknologi dan produk hilir yang lebih beragam.

Perspektif Thailand di Forum ASEAN

Kehadiran Sanin Triyanond di Bali memberikan perspektif penting dari Thailand dalam forum biodiesel ASEAN, Indonesia telah memasuki era B50, Malaysia terus mengembangkan mandatori biodieselnya, sementara Thailand mempertahankan penggunaan B20 di tengah pertumbuhan kendaraan listrik yang sangat cepat.

Ketiga negara memiliki kondisi, sumber daya dan kebijakan yang berbeda. Namun, ketiganya menghadapi pertanyaan yang sama: bagaimana minyak sawit dapat terus memainkan peran dalam sistem energi yang semakin rendah karbon?

Bagi Thailand, jawabannya tidak harus mempertentangkan biodiesel dengan kendaraan listrik. Biodiesel tetap dapat digunakan pada kendaraan dan sektor yang masih bergantung pada mesin diesel, sementara elektrifikasi berkembang pada segmen transportasi yang sesuai.

Biodiesel Tetap Memiliki Peran

Perubahan teknologi transportasi tidak serta-merta menghilangkan peran biodiesel. Sebaliknya, perubahan tersebut mendorong industri biodiesel untuk semakin efisien, kompetitif dan mampu beradaptasi dengan struktur energi yang baru.

Bagi industri sawit Thailand, biodiesel juga memberikan nilai strategis karena menciptakan pasar domestik bagi minyak sawit sekaligus mendukung ketahanan energi. Forum 6th Palm Biodiesel Conference di Bali menjadi momentum penting bagi Indonesia, Malaysia dan Thailand untuk berbagi pengalaman mengenai kebijakan, teknologi, kesiapan industri dan tantangan transisi energi.

Dalam konteks tersebut, pengalaman Thailand menunjukkan bahwa masa depan biodiesel tidak hanya ditentukan oleh besarnya mandatori, tetapi juga oleh kemampuan industri beradaptasi dengan perkembangan teknologi kendaraan, ketersediaan bahan baku dan arah transisi energi.

Biodiesel dan kendaraan listrik dapat berkembang dengan fungsi yang berbeda dalam sistem energi masa depan—sementara industri sawit terus mencari peluang untuk menghasilkan nilai tambah yang semakin besar.

 

Untuk berlangganan atau informasi lebih lanjut, hubungi: Marketing atau Email 

Butuh Buku Riset? Silahkan kunjugi CDMI Consulting

Share Link:

Baca Juga

English Version

Company Report

Ikuti Kami

Copyright @ 2024 IPO News. All right reserved

Silahkan Akses melalui Perangkat Mobile, PC atau Laptop