Indonesian Palm Oil News (IPO News), Cibinong —, Sebanyak lima perguruan tinggi penerima program beasiswa Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) mengikuti Pembinaan Mental, Fisik, dan Disiplin (Bintalfisdis) 2026 yang menjadi bagian dari rangkaian pembinaan bagi mahasiswa penerima beasiswa BPDP Sawit.
Kegiatan yang berlangsung selama 8–12 Oktober 2026 tersebut diikuti mahasiswa dari lima perguruan tinggi, yakni Politeknik Kelapa Sawit Citra Widya Edukasi (CWE), Universitas Borobudur, Universitas Nusa Bangsa, Institut Teknologi Sains Bandung (ITSB), dan IKOPIN. Untuk tahun ini, pelaksanaan Bintalfisdis dilakukan secara gabungan regional sehingga mahasiswa dari lima perguruan tinggi tersebut mengikuti pembinaan dalam satu rangkaian kegiatan.
Pembukaan Bintalfisdis berlangsung di Lapangan 1 Yonbekang 1/TBY/1 Kostrad, Cibinong, Kamis (8/10). Direktur Utama BPDP (Bapak Eddy Abdurrachman) hadir sebagai Inspektur Upacara sekaligus membuka secara resmi kegiatan tersebut. Turut hadir Direktur Penyaluran Dana Sektor Hilir BPDP (Bapak Mohammad Alfansyah) dan Kepala Divisi Penyaluran Dana Pengembangan SDM Perkebunan (Bapak Sudi Bawa Suwita), serta jajaran BPDP lainnya.
Bagi perguruan tinggi penerima program beasiswa, termasuk Politeknik Kelapa Sawit Citra Widya Edukasi (CWE), Bintalfisdis menjadi salah satu bagian penting dalam rangkaian penyambutan dan pembinaan mahasiswa penerima beasiswa. Kegiatan ini tidak hanya memberikan pengalaman baru bagi mahasiswa, tetapi juga menjadi langkah awal untuk membentuk karakter sebelum mereka menjalani proses pendidikan dan nantinya memasuki dunia kerja.
Wakil Direktur IV Bidang Kerja Sama dan Kehumasan Poltek CWE, Dr. Aang Kuvaini, S. Hut., M.Si., mengatakan pelaksanaan Bintalfisdis tahun ini memiliki suasana yang berbeda karena untuk pertama kalinya mahasiswa dari lima perguruan tinggi penerima beasiswa mengikuti pembinaan secara bersama-sama.

“Hari ini kami melaksanakan kegiatan Bintalfisdis yang merupakan rangkaian dari penyambutan mahasiswa baru yang dibeasiswai oleh BPDP dan akan dilaksanakan selama lima hari ke depan. Kegiatan hari ini memang sangat berbeda dari sebelumnya, karena pada tahun ini BPDP menerapkan kebijakan bahwa pelaksanaan Bintalfisdis dilakukan secara gabungan per regional dengan melibatkan lima kampus penerima beasiswa, yaitu CWE, Borobudur, Nusa Bangsa, ITSB, dan IKOPIN,” ujar Aang.
Menurutnya, pelaksanaan secara gabungan tersebut memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk tidak hanya mengikuti pembinaan, tetapi juga membangun kebersamaan dengan sesama penerima beasiswa dari perguruan tinggi lainnya.
Aang juga melihat kehadiran langsung pimpinan BPDP dalam pembukaan menjadi gambaran kuatnya perhatian terhadap proses pembinaan mahasiswa penerima beasiswa.
“Jumlah peserta hari ini sekitar 600 orang. Ini menunjukkan bahwa semangat BPDP untuk mencetak SDM perkebunan yang memiliki mental dan kedisiplinan yang baik sangat didukung penuh. Hal itu dibuktikan dengan kehadiran Direktur Utama BPDP beserta jajaran direktur dan staf BPDP lainnya,” katanya dalam keterangannya kepada Hai Sawit, Kamis (8/10/2026).
Ia menilai pembinaan mental, fisik, dan disiplin penting diberikan sejak awal karena mahasiswa penerima beasiswa nantinya dipersiapkan untuk menjadi bagian dari sumber daya manusia perkebunan.
“Kami berharap kegiatan ini menjadi semangat dan tonggak awal yang baru demi tercapainya SDM perkebunan yang mumpuni dan handal. Mereka bukan hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara fisik, mental, dan emosional. Itu harapan kami bersama,” tutur Aang.
Bintalfisdis menjadi pengalaman pembinaan di luar ruang akademik bagi mahasiswa penerima beasiswa. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa diharapkan dapat membangun kedisiplinan, ketahanan fisik dan mental, kekompakan, serta kemampuan beradaptasi dengan lingkungan dan aturan yang akan menjadi bagian dari kehidupan profesional mereka.
Bagi CWE sebagai salah satu perguruan tinggi penerima program beasiswa BPDP, pembinaan tersebut melengkapi proses pendidikan yang diperoleh mahasiswa di lingkungan kampus. Pengetahuan dan keterampilan akademik diharapkan dapat berjalan beriringan dengan pembentukan karakter, sehingga mahasiswa tidak hanya memiliki kompetensi ketika menyelesaikan pendidikan, tetapi juga memiliki kesiapan untuk menghadapi tantangan di lapangan.
Untuk berlangganan atau informasi lebih lanjut, hubungi: Marketing atau Email
Butuh Buku Riset? Silahkan kunjugi CDMI Consulting




























