Pentingnya Peranan Pestisida Pada Industri Sawit

Pestisida
Rafidi Iqra Muhammad, Direktur Debindo Global Expo tengah memberikan cenderamata kepada Nelson Metubun, Direktur Pestisida Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian Kementerian Pertanian di acara peluncuran NLP 2026.

Indonesian Palm Oil News (IPO News) – “Peranan pestisida pada industri cukup besar, terutama di sektor pertanian dan perkebunan,” ujar Nelson Metubun SP. MP dalam bincang-bincang santai kepada IPO News sebelum pembukaan acara peluncuran Nusantara Livestok and Poultry (NLP) 2026 yang berlangsung di Jakarta beberapa waktu yang lalu.

Acara NLP ini adalah gelaran tahunan yang diselenggarakan PT. Debindo Global Expo, salah satu perusahaan penyelenggara pameran yang terkenal di Indonesia. Acara ini mempertemukan para pemangku kepentingan, para pengusaha dan stakeholder di seluruh sektor yang berhubungan dengan industri pertanian, termasuk industri peternakan dan pangan.

Menurut Direktur Pestisida Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Kementerian Pertanian, pada industri pertanian dan perkebunan peranan pestisida untuk melindungi tanaman dari hama, gulma dan penyakit. Tanpa pestisida, FAO (Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia) memperkirakan 20-40% produksi pangan dunia hilang karena serangan organisme penggangu tumbuhan (OPT). Contohnya, wereng di padi, ulat grayak di jagung, kutu kebul di sawit.

WhatsApp Image 2026 05 03 at 3.10.27 PM 1 Copy
Tampak dalam foto : Rafidi Iqra Muhammad, Direktur Debindo Global Expo tengah duduk bersama para tamu undangan VIP di acara peluncuran NLP 2026. Dua diantaranya yang mewakili pemerintah yang IPO News ketahui adalah Nuryani Zainuddin, Sekretaris Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian dan Nelson Metubun, Direktur Pestisida Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian Kementerian Pertanian.

“Dengan begitu, pestisida dapat menjaga kualitas hasil panen. Sehingga hasil panen buah dan sayur, termasuk sawit bebas bercak jamur atau gigitan serangga. Pada akhirnya hasil panen punya nilai jual lebih tinggi dan punya nilai penting untuk ekspor,” ujar Nelson.

“Peranan pestisida membuat efisiensi biaya dan tenaga kerja. Inilah faktanya. Menyiang gulma 1 hektar manual butuh 15-20 orang per hari. Dengan herbisida cukup 1 orang plus sprayer. Fakta ini memungkinkan nilai positif pada pertanian dalam skala besar. Sehingga perkebunan sawit, tebu, karet puluhan ribu hektar tidak akan efisien tanpa pestisida,” ujar Nelson.

Lebih lanjut Nelson mengatakan, “Pada industri pangan dan pengolahan peranan pestisida juga sangat signifikan. Contohnya, pestisida dapat menurunkan losses paska panen. Gudang beras, tepung dan bahan baku pangan pakai fumigan/rodentisida terlindungi. Sehingga tidak dimakan kutu gudang atau tikus. Pada akhirnya, peranan pestisida dapat memenuhi standar keamanan pangan ekspor. Dan banyak negara buyer mensyaratkan bahan baku besar hama hidup.”

WhatsApp Image 2026 05 03 at 3.10.27 PM Copy

Dari perbincangan IPO News dengan Nelson ini, betapa sangat pentingnya peranan pestisida pada seluruh sektor yang berhubungan dengan pertanian. Dengan demikian, seluruh ekosistem pertanian terjaga dengan baik.

 

Untuk berlangganan atau informasi lebih lanjut, hubungi: Marketing atau Email 

Butuh Buku Riset? Silahkan kunjugi CDMI Consulting

Share Link:

Baca Juga

English Version

Company Report

Informasi

Jaringan Media

Ikuti Kami

Copyright @ 2024 IPO News. All right reserved

Silahkan Akses melalui Perangkat Mobile, PC atau Laptop