Kis Group Perusahaan Terdepan Di Indonesia Dan Asean Dalam Pengolahan Limbah Sawit Dan Pembangunan Pabrik BioCNG

Kis Group, Yasmine Surachman Umar
Yasmine Surachman Umar, S.H., Komisaris KIS Group dan Ketua Masyarakat Biometana Indonesia

Indonesian Palm Oil News (IPO News) — Transisi energi dan dekarbonisasi di Indonesia sejauh ini berjalan dengan baik, yang saat ini sudah bergerak ke tahap implementasi. Salah satunya dengan memanfaatkan limbah kelapa sawit unuk menghasilkan energi bersih dan terbarukan. Upaya ini dilakukan untuk menciptakan masa depan lingkungan industri yang lebih hijau dan berkelanjutan (sustainable).

Pemerintah saat ini tengah giat menggalakkan upaya meniadakan emisi karbon pada berbagai sektor industri (Net Zero Emission), termasuk pada industri sawit nasional. Indonesia memiliki perkebunan sawit yang sangat luas dengan volume limbah yang berlimpah. Komoditas kelapa sawit dinilai merupakan hasil perkebunan yang saat ini paling siap mendukung pencapaian Net Zero Emission.

KIS Group adalah perusahaan terkemuka di Indonesia dan Asia, yang berdiri pada tahun 2006 dengan pengalaman selama 20 tahun dalam menyediakan teknologi bersih dan berkelanjutan untuk BioCNG, BioCO2, Biogas dan pengolahan air limbah industri. Di Indonesia KIS Group telah membangun pabrik BioCNG pertama dari pengolahan limbah minyak sawit pada 2013, dilanjutkan pembangunan pabrik ke-2 dan ke-3 pada 2025.

Perkembangan bisnis KIS GROUP di Indonesia ini diungkapkan oleh Ibu Yasmine Surachman Umar, S.H., Komisaris KIS Group dan Ketua Masyarakat Biometana Indonesia, dalam bincang-bincangnya dengan IPO News pada pertengahan September 2026, sebagai berikut ini.

8618aa28a3

Menurut Ibu bagaimana perkembangan transisi energi dan dekarbonisasi di Indonesia hingga saat ini?
“Menurut saya, transisi energi di Indonesia sejauh ini telah berkembang dengan baik, dan sudah bergerak dari tahap komitmen ke tahap implementasi. Indonesia memiliki perkebunan kelapa sawit yang sangat luas dan volume limbah sawit yang berlimpah, khususnya limbah cair kelapa sawit (Palm Oil Mill Effluent/POME).

Di sini saya melihat Indonesia memiliki posisi yang sangat strategis, karena memiliki sumber bahan baku sangat besar yang berasal dari POME, limbah pertanian, dan limbah organik. Selama ini limbah tersebut sering dipandang sebagai masalah lingkungan, padahal dapat kita rubah menjadi sumber energi terbarukan.

Produk Biometana dari pengolahan limbah sawit cair (POME) saat ini menjadi primadona baru dalam peta dekarbonisasi dan transisi energi bersih di Indonesia. Biometana menarik karena kita mendapatkan tiga manfaat sekaligus yaitu mengurangi emisi gas metana dari limbah, menghasilkan energi terbarukan, serta mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil serta impor gas dan LPG.”

Sejauh mana peranan KIS Group dalam dekarbonisasi dan pengurangan emisi, khususnya dalam pengolahan limbah sawit di Indonesia selama ini?
“Dengan rekam jejak beroperasi 20 tahun di Indonesia, KIS Group telah menyelesaikan lebih dari 25 proyek yang sukses dalam pengolahan limbah dari produksi minyak sawit. Sejumlah proyek KIS di Indonesia ini menguntungkan industri kelapa sawit nasional, karena tidak hanya dekorbonisasi dan menciptakan energi terbarukan, namun juga membuka banyak lapangan pekerjaan, berkontribusi pada ekonomi nasional secara keseluruhan.

Dekarbonisasi bukan hanya mengurangi emisi. Perusahaan kami menunjukkan bahwa gas metana dari limbah kelapa sawit dapat kita tangkap dan dirubah menjadi energi bersih, dan kita gunakan kembali untuk menggantikan energi fosil. Di sini terjadi dua kali proses pengurangan emisi, dari waste menjadi energy, dari emission menjadi solusi.”

Indonesia memiliki perkebunan sawit yang sangat luas dengan volume limbah yang berlimpah. Bisa Ibu jelaskan proses pengolahan limbah cair sawit (POME) yang dilakukan KIS Group selama ini?
“Proses pengolahan Tandan Buah Segar (TBS) menjadi minyak kelapa sawit (Crude Palm Oil/CPO) secara konsisten menghasilkan limbah cair bervolume besar yang disebut POME. Dengan memasang instalasi pengolahan kedap udara (biogas digester), gas metana dari POME ditangkap, disaring dari gas pengotor, lalu dimurnikan hingga kadar metananya di atas 90%. Hasil pemurnian ini disebut Biometana (Bio-Compressed Natural Gas atau BioCNG).

Untuk pengolahan limbah cair dari POME, perusahaan kami melakukan proses prapengolahan yang efektif untuk memaksimalkan produksi biogas. KIS Group memegang rekor industri dalam menghasilkan lebih dari 40 m³ biogas per m³ POME.

Saat ini KIS Group juga sedang membangun pabrik biogas dari tandan kosong (EFB) untuk bisa menjadi gas. Dimana prosesnya tandan kosong tersebut akan di cacah, dibuat halus seperti bubur dan kemudian di masukan kedalam digester bersama POME kemudian diolah menjadi BioCNG. Pembangunan ini yang merupakan pabrik pertama di dunia yang mengubah POME dan EFB menjadi biogas.”

KIS Group telah membangun pabrik BioCNG pertama di Indonesia dan dilanjutkan ekspansi proyek BioCNG ke-2 dan ke-3. Apakah ekspansi pabrik BioCNG yang baru tersebut sudah aktif beroperasi saat ini?
“KIS Group telah membangun pabrik BioCNG komersial pertama di Indonesia pada tahun 2013 dengan menggunakan limbah minyak sawit, menandai awal yang signifikan bagi industri sawit di Indonesia.

Perusahaan kami telah merampungkan pembangunan pabrik BioCNG kedua dan ketiga, yang keduanya telah mulai beroperasi sejak April 2025 dengan PKS-nya PT Tasik Raja dan PT Tolan Tiga Indonesia. Keduanya pabrik tersebut lokasinya berada di Labuan Batu Selatan, Sumatra Utara.

 

Baca selengkapnya di Majalah IPO News Edisi Palmex 2026

Untuk berlangganan atau informasi lebih lanjut, hubungi: Marketing atau Email 

Butuh Buku Riset? Silahkan kunjugi CDMI Consulting

Share Link:

Baca Juga

English Version

Company Report

Majalah IPO News

Majalah Indonesian Palm Oil News Edisi Mei - Juni 2026
Majalah IPO News Hasnur Group 2025
Majalah IPO News Palmex Medan 2025
Majalah IPO News Edisi IPOC Bali 2025
PALMEX Jakarta 2027
Palmex Medan 2026

Produk CDMI Consulting

Berital Lainnya

Ikuti Kami

Copyright @ 2024 IPO News. All right reserved

Silahkan Akses melalui Perangkat Mobile, PC atau Laptop