Permintaan India dan Pergerakan Harga Minyak Nabati Global Menjadi Perhatian
Indonesian Palm Oil News (IPO News), Jakarta — Harga minyak sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO) yang diperdagangkan melalui KPBN/Inacom pada Senin, 21 September 2026, bergerak naik tipis menjadi Rp15.721 per kilogram.
Harga tersebut meningkat Rp13/kg dibandingkan perdagangan Jumat, 18 September 2026 yang berada di level Rp15.708/kg. Kenaikan ini setara sekitar 0,08%, sehingga pergerakan harga CPO domestik masih relatif terbatas.
Kenaikan tipis tersebut terjadi di tengah pasar minyak nabati global yang masih menghadapi berbagai sentimen, mulai dari perkembangan permintaan hingga pergerakan harga komoditas energi.
Pergerakan CPO Malaysia Tidak Searah
Pada perdagangan Senin 21 September, pasar CPO Malaysia bergerak relatif lemah. Kontrak CPO Desember di Bursa Malaysia Derivatives tercatat mengalami pelemahan tipis.
Pasar masih mencermati sejumlah faktor, termasuk pergerakan harga minyak mentah, nilai tukar ringgit, serta perkembangan perdagangan minyak nabati global.
Perbedaan arah tersebut menunjukkan bahwa harga CPO domestik tidak selalu bergerak searah dengan kontrak berjangka CPO Malaysia. Harga KPBN juga dipengaruhi kondisi pasokan dan permintaan domestik, harga ekspor, nilai tukar, serta mekanisme perdagangan CPO di dalam negeri.
India Tetap Menjadi Pasar Penting
Salah satu faktor yang terus menjadi perhatian pelaku pasar adalah perkembangan permintaan minyak nabati dari India, salah satu importir minyak nabati terbesar dunia.
India memenuhi sebagian besar kebutuhan minyak nabatinya melalui impor, sehingga perubahan kebijakan perdagangan dan tingkat konsumsi di negara tersebut dapat memengaruhi dinamika pasar minyak nabati internasional.
Periode festival di India pada September-November juga menjadi perhatian karena secara historis dapat meningkatkan aktivitas konsumsi minyak nabati.
Selain India, pasar global masih mencermati perkembangan ekspor CPO Indonesia dan Malaysia, tingkat persediaan, harga minyak kedelai, serta arah harga minyak mentah dunia.
Harga CPO Domestik Masih di Atas Rp15.700/Kg
Menurut data Indonesian Palm Oil News (IPO NEWS), harga CPO KPBN pada Senin 21 September masih mampu bertahan di atas level Rp15.700/kg, meskipun penguatannya hanya Rp13/kg.
Sebelumnya, pada Jumat 18 September, harga CPO KPBN tercatat Rp15.708/kg, atau turun Rp50/kg dari perdagangan sebelumnya. Kenaikan pada awal pekan tersebut menunjukkan adanya penguatan kembali setelah koreksi pada perdagangan Jumat.
Namun, kenaikan Rp13/kg belum cukup untuk menunjukkan perubahan tren yang kuat. Pergerakan berikutnya tetap akan sangat bergantung pada keseimbangan pasokan dan permintaan, perkembangan ekspor, serta sentimen pasar minyak nabati dunia.
Bagi industri sawit Indonesia, perkembangan harga CPO KPBN tetap menjadi indikator penting karena berkaitan dengan nilai jual produk sawit, kondisi perdagangan domestik, serta penerimaan yang diterima pelaku usaha dan petani.
Dengan harga Rp15.721/kg, pasar CPO Indonesia mengawali pekan dengan penguatan tipis, sementara pelaku industri masih menunggu perkembangan permintaan global dan arah pasar komoditas dalam beberapa hari ke depan.
Untuk berlangganan atau informasi lebih lanjut, hubungi: Marketing atau Email
Butuh Buku Riset? Silahkan kunjugi CDMI Consulting
























