Indonesian Palm Oil News (IPO News), Jakarta — Di balik berkembangnya ekosistem bisnis Haji Abdul Rasyid di Kalimantan Tengah, muncul dua nama dari generasi berikutnya yang menempuh jalur berbeda: Jery Borneo Putra melalui kepemimpinan korporasi dan Monica Putri Rasyid melalui pemberdayaan masyarakat dan UMKM.
Keduanya menarik diperhatikan bukan karena label “penerus”, melainkan karena langkah yang sudah mereka jalankan masing-masing.
JERY BORNEO PUTRA: MEMIMPIN DI JALUR KORPORASI
Jery Borneo Putra saat ini tercatat sebagai President Director PT Citra Borneo Indah (CBI). Profil CBI yang tercantum dalam laporan perusahaan juga mencatat Jery sebagai pemilik manfaat utama CBI. Posisi tersebut menempatkan Jery di pusat sebuah kelompok usaha yang memiliki bisnis di perkebunan kelapa sawit, industri hilir, kawasan industri, transportasi laut dan peternakan.
Peran Jery juga berkaitan erat dengan ekosistem PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS). Pada akhir Juni 2026, CBI tercatat sebagai pemegang saham pengendali SSMS dengan 65,83% saham, sementara Jery tercatat sebagai pemilik manfaat utama melalui CBI.
Dengan demikian, langkah Jery terlihat pada jalur korporasi: berada di dalam struktur kepemimpinan CBI sekaligus terkait dengan perusahaan publik yang menjadi salah satu pilar bisnis perkebunan dalam ekosistem tersebut.
MONICA PUTRI: MEMBANGUN DARI JALUR UMKM DAN SOSIAL
Jika Jery bergerak di pusat bisnis, Monica Putri Rasyid memilih jalur yang berbeda. Monica tercatat sebagai CEO Abdul Rasyid Foundation (ARF) dan Klinik Bisnis. Melalui platform tersebut, fokus kegiatannya antara lain pendidikan, sosial dan pengembangan UMKM.
Langkah tersebut terus terlihat dalam berbagai kegiatan ARF. Pada 2026, ARF masih menjalankan berbagai program pendidikan dan pengembangan karakter melalui sekolah-sekolah yang berada di lingkungannya.
Sementara itu, salah satu kegiatan yang dipimpin Monica adalah ARF Pangkalan Bun 10K Run, yang digelar untuk mendorong gaya hidup sehat sekaligus memperkuat aktivitas positif masyarakat Pangkalan Bun. Jalur yang dibangun Monica dengan demikian memiliki karakter berbeda: membangun manusia, UMKM dan komunitas dari daerah.
DUA JALUR, SATU EKOSISTEM
Menariknya, kedua langkah tersebut berjalan di dalam ekosistem keluarga yang sama, tetapi dengan fokus berbeda, Jery berada pada jalur korporasi dan bisnis. Monica berada pada jalur sosial, pendidikan dan pemberdayaan UMKM.
Struktur grup CBI yang dipublikasikan juga mencantumkan nama Jery Borneo Putra dan Monica Putri dalam struktur perusahaan, menunjukkan keterkaitan keduanya dengan ekosistem bisnis keluarga.
Bagi IPO NEWS, perbedaan jalur tersebut justru menjadi hal menarik untuk dicermati. Sebab, perkembangan sebuah kelompok usaha besar tidak hanya ditentukan oleh ekspansi aset dan bisnis, tetapi juga oleh bagaimana generasi berikutnya membangun kapasitas, jaringan dan peran masing-masing.
LANGKAH BERIKUTNYA
Jery menghadapi tantangan untuk mengembangkan bisnis dalam lingkungan industri sawit yang semakin menuntut efisiensi, hilirisasi, teknologi dan tata kelola. Monica memiliki ruang yang berbeda untuk memperluas pemberdayaan UMKM, pendidikan dan kegiatan sosial dari Kalimantan Tengah ke wilayah yang lebih luas.
Dua jalur tersebut memperlihatkan bahwa generasi baru di sekitar ekosistem Haji Abdul Rasyid mulai mengambil ruangnya masing-masing. Bukan lagi hanya tentang seberapa besar bisnis yang telah dibangun oleh generasi sebelumnya, tetapi juga tentang langkah apa yang dilakukan generasi berikutnya untuk mengembangkan peran mereka sendiri.
Jery Borneo Putra di jalur korporasi.
Monica Putri Rasyid di jalur pemberdayaan.
Dua langkah berbeda, tetapi berada dalam satu ekosistem yang sama Dan perjalanan keduanya masih terus berkembang.
Muslim M. Amin
Editor in Chief
Indonesian Palm Oil News (IPO NEWS)
Untuk berlangganan atau informasi lebih lanjut, hubungi: Marketing atau Email
Butuh Buku Riset? Silahkan kunjugi CDMI Consulting
























