Indonesian Palm Oil News (IPO News) – Industri alat berat Indonesia tetap memiliki prospek cukup cerah pada tahun 2025, meskipun sempat mengalami perlambatan ekonomi global pada tahun 2024 lalu. Prospek bisnis alat berat di Indonesia ini menurut HINABI (Himpunan Industri Alat Berat Indonsia), salah satunya ditunjang kebutuhan produk alat berat di sektor perkebunan dan pertanian.
Sektor perkebunan di Indonesia, khususnya perkebunan kelapa sawit selama ini merupakan salah satu penghasil devisa non migas terbesar bagi negara. Demikian pula pertanian merupakan sektor potensial, mengingat jumlah penduduk Indonesia yang tinggi dengan kebutuhan pangan yang besar. Karena itu kebutuhan alat berat di sektor perkebunan sawit dan pertanian di Indonesia diprediksi akan terus meningkat ke depannya. Potensi inilah yang mendorong optimisme para pelaku bisnis alat berat di dalam negeri.
PT Kotrack Machinery Indonesia (KMI) merupakan salah satu produsen alat berat terkemuka di Indonesia, juga optimis akan prospek bisnis usahanya di Indonesia. PT KMI merupakan pemegang merek alat berat KOTRACK yang berasal dari Korea. Induk perusahaannya di Korea merupakan pioneer di industri alat berat. Saat ini PT KMI terus mengembangkan usaha menjadi produsen alat berat terpercaya dengan brand KOTRACK untuk sektor perkebunan dan pertanian yang berstandar internasional di Indonesia.
Kemampuan PT KMI dalam memproduksi produk-produk alat berat berkualitas dengan brand KOTRACK dan berkontribusi aktif di industri alat berat Indonesia, merupakan hasil kerja keras dan kepiawaian Bar Sabar Nugroho, Direktur Operasional (Chief Operating Officer) PT Kotrack Machinery Indonesia.
Untuk mengetahui lebih dalam mengenai perjalanan karir Bapak Bar Sabar Nugroho dan perkembangan bisnis PT Kotrack Machinery Indonesia, IPO News melakukan wawancara pada akhir Februari 2025. Berikut ini petikan wawancara dengan Bapak Bar Sabar Nugroho, alumnus ABA Indonesia, kelahiran 6 April 1972.
Mohon diceritakan singkat perjalanan karir Bapak sebelum bergabung dengan PT Kotrack Machinery Indonesia (KMI)?
“Sebelum saya bergabung dengan PT Kotrack Machinery Indonesia, ada beberapa perusahaan tempat saya bekerja sebelumnya. Awal karir saya bekerja di PT Hexindo Adiperkasa Tbk selama 15 tahun, mulai sebagai Parts Supervisor (2000-2005), Branch Manager (2005-2007), Parts Marketing Manager (2007-2013), National Parts Division Head (2014-2015).
Setelah itu saya berpindah kerja dan bergabung dengan PT Chakra Jawara sebagai Area Operations Manager (2015-2018), dan kembali berpindah kerja ke PT Fujian Tianzhong Machinery Indonesia sebagai National Sales Manager (2018-2020), dan setelah itu saya baru mulai bergabung dengan PT Kotrack Machinery Indonesia”.
Kapan Bapak Sabar mulai bergabung dengan PT Kotrack Machinery Indonesia?
“Saya mulai bergabung dengan PT Kotrack Machinery Indonesia (KMI) sejak Februari 2020 sebagai salah satu pendiri perusahaan, hingga saat ini menjabat sebagai Chief Operating Officer (COO). PT KMI berdiri pada 14 Februari 2020 oleh Mr Lee Hee Jae (Chief Executive Officer) dan saya sendiri. Saya bekerja sama dengan CEO dalam menetapkan dan mengarahkan visi organisasi perusahaan, strategi operasional, dan tingkat perekrutan. Selain itu menetapkan langkah-langkah yang dapat diimplementasikan untuk pertumbuhan perusahaan, tujuan organisasi secara luas, dan perencanaan operasi tahunan.
Tanggung jawab saya yang utama adalah menerapkan strategi dan rencana bisnis perusahaan yang sejalan dengan tujuan jangka pendek dan jangka panjang bersama CEO, selain itu menganalisis operasi internal dan mengidentifikasi area untuk peningkatan proses bisnis perusahaan”.
Apa yang mendorong atau melatarbelakangi Bapak untuk akhirnya bergabung dengan PT Kotrack Machinery Indonesia?
“Cukup banyak faktor yang melatarbelakangi saya tertarik untuk bergabung dengan PT KMI, diantaranya adalah :
- KOTRACK merupakan perusahaan dari Korea yg sudah berdiri selama 22 tahun dan sangat berpengalaman dalam memproduksi parts dan attachment alat berat.
- Proses manufaktur yang setara dan standart Quality Control dengan pelanggan OEM seperti HITACHI, CAT, KOMATSU.
- KOTRACK berorientasi pada keinginan pelanggan dan kemampuan pengembangan produk.
- KOTRACK memiliki tenaga insinyur senior yang telah melokalkan Ekskavator dan suku cadangnya selama 30 tahun di Korea.
- Sistem Total Supply Chain Management KOTRACK dengan 44 dealer besar di seluruh dunia.
Selain itu saya juga meyakini Indonesia yang memiliki lahan perkebunan sawit dan pertanian yang luas, demikian area pertam-bangannya sangat potensial. Karena itu saya optimis Indonesia memiliki kebutuhan tinggi akan poduk alat berat berkualitas untuk ketiga sektor tersebut”.
Mohon Bapak jelaskan lebih detail tentang jenis-jenis alat berat yang dipasarkan di Indonesia dengan brand KOTRACK untuk sektor perkebunan dan pertanian?
Sabar Nugroho menjelaskan “PT Kotrack Machinery Indonesia (KMI) memasarkan dan menjual berbagai produk alat berat untuk sektor perkebunan dan pertanian dengan merek KOTRACK, antara lain sebagai berikut ini:
- Mini Excavator KE 60 (kelas 6 ton) Engine Yanmar 48 HP, Full Cabin-AC, Complete with front Dozer and Piping Kit KE 75 (kelas 7,5 ton) Engine Yanmar 60 HP, Full Cabin-AC, Complete with front Dozer and Piping Kit.
- Medium Excavator KE 220 (kelas 20 ton) Engine Cummin 6BT 166 HP-AC, Complete with Piping Kit.
- Attachment for Excavator Hydraulic Breaker, Auger drill, Hydraulic Rotating Grapple, Clamsell Bucket and Tilt link.
- Farm Tractor start dari 35Hp, 50Hp, 90Hp, 100Hp, 110Hp, 130Hp type ROPS/ Canopy. 110Hp, 130Hp, 150Hp, 180Hp, 220Hp, 260 Hp-300Hp type CABIN-AC.
- Implement Tractor seperti Disc plough, Rotary, Mower, Slasher, Post Hole Digger, Grapple, dan Trailer juga tersedia untuk support tractor.
- Drone Agriculture, brand DJI ini fokus untuk penyemprotan dan penyebaran fertiliser dan DJI Mapping.
Produk-produk alat berat apa saja dari brand KOTRACK yang banyak digunakan khusus untuk
perkebunan sawit di Indonesia?
Dijelaskan Sabar Nugroho “Sejumlah produk alat berat KOTRACK yang banyak digunakan di perkebunan kelapa sawit di Indonesia diantaranya : Farm Tractor 50Hp dan 90-110Hp, Mini Excavator (6-7,5 Ton), dan Medium Excavator (20 Ton).
Sejak awal berdirinya PT KMI pada tahun 2020, perusahaan kami langsung memasarkan produk Kotrack Mini Excavator, produk alat berat khusus untuk perkebunan kelapa sawit di Indonesia”.
Negara-negara mana saja yang selama ini telah banyak menggunakan alat berat KOTRACK, khususnya untuk sektor perkebunan dan pertanian?
“Untuk kawasan Asean, Indonesia menggunakan alat berat dengan brand KOTRACK, sementara negara lain yang telah banyak menggunakan alat berat jenis yang sama untuk perkebunan dan pertanian dengan brand LOVOL (pabrikan kami di Korea), diantaranya Malaysia, Thailand, dan Vietnam. Produk alat berat kami dengan brand LOVOL juga telah diekspor ke seluruh dunia”.
Bagaimana kiat-kiat Bapak Sabar dalam memajukan bisnis PT Kotrack Machinery Indonesia (KMI) hingga saat ini menjadi salah satu produsen alat berat terkemuka di Indonesia?
“Kami terus mengembangkan PT Kotrack Machinery Indonesia sebagai perusahaan yang memproduksi dan menjual alat berat, traktor pertanian, attachment dan parts yang berkualitas, menjamin ketersediaan unit dan parts, harga yang kompetitif, dan after sales support yang terjamin sehingga memberikan banyak keuntungan bagi para pelanggan.
PT Kotrack Mancinery Indonesia selalu berupaya meningkatkan kualitas layanan kepada para pelanggannya, perusahaan kami melayani After Sales Service yang berfokus pada ketersediaan spare parts dari alat berat yang telah kami jual, dan layanan Service/Mekanik. Perusahaan kami memiliki spare part Dipo tercentral di Jakarta dan beberapa kota yang telah ada cabang/dealer perusahaan kami.
Dengan berbagai upaya ini, kami mampu memajukan bisnis PT KMI dan menjadikannya sebagai salah satu produsen alat berat terkemuka di Indonesia hingga saat ini”.
IPO News menanyakan lebih lanjut, Apa strategi yang diterapkan Bapak dalam menghadapi persaingan dengan kompetitor dan untuk menarik loyalitas pelanggan (customer) PT Kotrack Machinery Indonesia?
“Strategi yang kami terapkan menghadapi persaingan dengan kompetitor adalah dengan selalu menjaga kepercayaan para customer agar alat berat yg dibeli sesuai dengan ekspektasi dari customer, yaitu target produktivitas yang tinggi, usia alat berat yang panjang dan biaya operasional yang efisien.
Produk alat berat yang kami pasarkan berdasarkan permintaan market (permintaan pelanggan) dan dari end user. Sejumlah keunggulan produk-produk alat berat brand KOTRACK dibandingkan merek perusahaan lain diantaranya:
- Dari sisi Design (simple design tapi modern) dan tetap mengutamakan kemudahan dalam perawatan dan perbaikan.
- Dari sisi Mesin (mesin yang handal dan bandel) mesin kami mampu di operasikan di kondisi bahan bakar yang kurang baik dan masih menggunakan manual atau tanpa adanya computer.
- Low Cost maintenance (Harga spare parts yang terjangkau).
IPO News menanyakan lagi, Perusahaan-perusahaan mana saja yang selama ini menjadi pelanggan PT Kotrack Machinery Indonesia, khususnya dari sektor perkebunan kelapa sawit di Indonesia?
Sabar Nugroho menjawab “Selama ini cukup banyak perusahaan besar di industri perkebunan sawit yang menjadi pelanggan merek KOTRACK, diantaranya Gosco, Gama, PT Sinar Mas, April, Asian Agri, HPI Agro dan PT Rajawali.
Selain itu untuk sektor lain seperti pertambangan, hampir semua Top 20 Mining Contractors di Indonesia telah menjadi pelanggan produk KOTRACK, Diantaranya customer dari sektor pertambangan PT Hexindo Adiperkasa Tbk, PT Daya Kobelco Construction Machinery Indonesia, PT Tractor Nusantara, dan PT Sany Perkasa”.
Untuk wilayah pemasarannya menurut Sabar “Produk-produk alat berat merek KOTRACK dipasarkan ke seluruh Indonesia, mulai dari pulau Sumatra hingga Irian Jaya”.
Di akhir perbincangan IPO News menanyakan, Apa target Bapak Sabar dalam memajukan PT Kotrack Machinery Indonesia di industri alat berat Indonesia untuk tahun-tahun mendatang?
“Target PT Kotrack Machinery Indonesia dalam pengembangan bisnis alat berat di Indonesia untuk tahun-tahun mendatang, sebagai berikut ini:
- Membantu Pemerintah dalam memproduksi alat-alat berat untuk sektor pertambangan, pertanian dan perkebunan di dalam negeri, dengan mengacu pada standar internasional.
- Meningkatkan produksi hasil pertambangan, pertanian dan perkebunan, baik untuk kebutuhan pasar di dalam negeri maupun untuk diekspor, dengan menggunakan alat-alat berat yang modern dan berkualitas.
- Meningkatkan kualitas sumberdaya manusia dan menyerap tenaga kerja di industri alat berat Indonesia.
- Selalu dapat menjaga kepercayaan kepada para customers untuk semua produk alat berat yang telah mereka digunakan, sehingga para customer tersebut dapat menyampaikan info yang positif kepada para customer lainnya.
Untuk berlangganan atau informasi lebih lanjut, hubungi: Marketing atau Email
Butuh Buku Riset? Silahkan kunjugi CDMI Consulting





























