Indonesian Palm Oil News (IPO News) – PT Karunia Prima Nastari (KPN Plantation Group) adalah perusahaan kelapa sawit terkemuka di Indonesia. Memiliki perkebunan sawit seluas lebih dari 173.000 hektar dengan total 60 kebun dan 27 unit Pabrik Kelapa Sawit (PKS) berkapasitas 1.270 ton TBS per jam. Kebun dan PKS-nya tersebar di Riau, Jambi, Sumatera Selatan dan Kalimantan Barat.
Hingga tahun 2025 total area kebun sawit yang telah memiliki sertifikasi ISPO seluas 129.781 hektar dengan 34 kebun atau sekitar 74%, sedangkan PKS yang telah bersertifikasi ISPO berjumlah 12 PKS
KPN Group sebelumnya dikenal dengan nama Gama Corp, adalah Group perusahaan yang terdiri dari KPN Plantations (sebelumnya Gama Plantation), Cemindo Gemilang (Semen Merah Putih), Properti, saat ini juga mengembangkan industri Downstream dibawah anak usahanya PT Energi Unggul Persada.
KPN Group memiliki 25 anak usaha dalam menunjang kegiatannya. Menurut penelusuran Indonesian Palm Oil News (IPO NEWS) dari data Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO), dari 25 anak usaha itu ada 4 anak usaha yang memiliki produksi TBS, CPO dan PK tertinggi yaitu :
Pertama, PT TH Indo Plantation (TIP). Pada tahun 2024 TIP yang memiliki lahan perkebunan seluas 83.873 hektar ini memiliki produksi TBS sebanyak 833.071 ton, produksi CPO sebanyak 160.601 ton dan PK sebanyak 40.589 ton. Tahun 2025 produksi TIP di prediksi meningkat 12 persen. TIP memiliki 2 unit PKS berkapasitas 120 ton TBS per jam.
Kedua, PT TH Indo Plantation (THI 2) (kebun Agatis, Pulai, Nyato dan Tembesu). Pada tahun 2024 THI 2 yang memiliki lahan perkebunan seluas 16.998 hektar ini memiliki produksi Tandan Buah Segar (TBS) sebanyak 146.004 ton, produksi Crude Palm Oil (CPO) sebanyak 32.764 ton dan produksi Palm Kernel (PK) sebanyak 8.630 ton. Tahun 2025 produksi THI 2 di prediksi meningkat 11 persen. THI 2 memiliki 3 unit Pabrik Kelapa Sawit (PKS) berkapasitas 110 ton TBS per jam.
Ketiga, PT Berkat Sawit Utama (BSU). Pada tahun 2024 BSU yang memiliki lahan perkebunan seluas 13.350 hektar ini memiliki produksi TBS sebanyak 215.869 ton, produksi CPO sebanyak 63.073 dan produksi PK sebanyak 14.884 ton. Pada tahun 2025 produksi BSU di prediksi meningkat 12 persen. BSU memiliki 1 unit PKS berkapasitas 60 ton TBS per jam.
Keempat, PT Swadaya Indopalma (SI). Pada tahun 2024 SI yang memiliki lahan perkebunan seluas 6.291 hektar ini memiliki produksi TBS sebanyak 82.385 ton, produksi CPO sebanyak 17.654 ton dan produksi PK sebanyak 4.201 ton. Pada tahun 2025 produksi SI di prediksi meningkat 10 persen. SI memiliki 1 unit PKS berkapasitas 45 ton TBS per jam.
Untuk berlangganan atau informasi lebih lanjut, hubungi: Marketing atau Email
Butuh Buku Riset? Silahkan kunjugi CDMI Consulting





























