Indonesian Palm Oil News (IPO News) – PT. Musim Mas didirikan pada 21 Juni 1972 dengan modal awal saat ini Rp 252.545.000.000,- modal ditempatkan dan disetor Rp 252.545.000.000,- Pendiri dan pemegang sahamnya adalah Mr. Bachtiar Karim, Mr. Bachrudin Karim, Mr. Burhan Karim, Mr. Bahari Karim dan Mrs. Mikie Wijaya.
Informasi yang diterima Indonesian Palm Oil News (IPO News), terjadi perubahan pada akte perusahaan ini, modal awalnya telah meningkat pesat di prediksi menjadi Rp 4.39 triliun, modal ditempatkan dan disetor di prediksi sebesar Rp 1.098 triliun, perubahan akte ini telah di setujui dan di syahkan oleh Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia (DEPKUMHAM) melalui surat No. AHU-AH.01.10-01065, tertanggal 9 Januari 2014.
Pada Juli 2020, akte perusahaan ini kembali berubah dengan masuknya pemegang saham baru yaitu PT Mitra Sistra, sekaligus meningkatkan modal ditempatkan dan disetor di prediksi sebesar Rp 2,19 triliun dan sekaligus merubah susunan direksi.
Musim Mas Group (MMG) adalah perusahaan kelapa sawit yang terintegrasi dari hulu ke hilir yang telah mendunia, menguasai luas perkebunan kelapa sawit di Indonesia lebih dari 200.000 ha yang tersebar di Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau dan Kalimantan. MMG adalah pemilik pengilangan minyak sawit dan oleokimia terbesar di dunia.
Di Indonesia, MMG memiliki 16 pabrik kelapa sawit (PKS) dengan produksi CPO sebanyak 1.000.000 ton per tahun dan Palm Kernel (PK) sebanyak 250.000 ton per tahun. Memiliki 7 pabrik minyak goreng dengan kapasitas produksi 6.87 juta ton.
MMG berkantor pusat di Singapura dengan jaringan pemasaran lebih dari 80 negara di seluruh dunia. Melalui anak usahanya, Inter-Continental Oil and Fats (ICOF) mengirimkan produk minyak kelapa sawit berkualitas tinggi ke berbagai destinasi dunia. ICOF memiliki kantor cabang di Asia, China, Eropa, Amerika Utara, Jerman, India, Italia, Malaysia, Spanyol, Amerika Serikat, Inggris, dan Vietnam, sekaligus memiliki pelabuhan-pelabuhan utama di negara tersebut, sehingga memastikan pengiriman logistik dilakukan secara tepat waktu dan efisien.
MMG memiliki berbagai pabrik produksi yang berlokasi di Asia dan Eropa, juga memiliki pusat penelitian dan pengembangan (R&D) yang berbasis di Singapura. Operasi yang saling terkait di seluruh dunia ini memberikan peluang lebih besar untuk memberikan produk yang berkualitas dan aman.
Walaupun telah memiliki perkebunan yang luas, produksi Tandan Buah Segar (TBS) yang besar dan produksi Crude Palm Oil (CPO) yang juga besar, namun Musim Mas Group melalui dua anak usahanya yaitu PT. Bina Karya Prima dan PT. Mega Surya Mas tetap gencar membeli produk CPO dan turunannya dari perusahaan lain, salah satu contohnya dari PT. Eagle High Plantations Tbk (BWPT).
Pendapatan BWPT ditahun 2023 sebesar Rp 4,20 triliun, berasal dari beberapa group perusahaan sawit besar. Salah satunya dari Musim Mas Group sebesar Rp 343,17 miliar.
Pendapatan BWPT ditahun 2024 sebesar Rp 4,30 triliun, berasal dari beberapa group perusahaan sawit besar. Salah satunya dari Musim Mas Group Rp 234,67 miliar.
Hingga September 2025, Musim Mas Group tetap berkontribusi besar terhadap pendapatan BWPT. Melalui anak usahanya, PT. Mega Surya Mas membeli produk CPO BWPT sebesar Rp. 169,03 miliar.
Untuk berlangganan atau informasi lebih lanjut, hubungi: Marketing atau Email
Butuh Buku Riset? Silahkan kunjugi CDMI Consulting





























