Tingkatkan Fortifikasi Minyak Goreng Untuk Perkuat Ketahanan Pangan Indonesia

Minyak Goreng
Sumber: Freepik/jcomp

Indonesian Palm Oil News (IPO News) – Kebutuhan minyak goreng di Indonesia terus meningkat, seiring meningkatnya jumlah penduduk Indonesia Minyak goreng merupakan komponen penting dalam kebutuhan pangan rumah tangga di Indonesia, sehingga pemerintah mengkategorikan minyak goreng sebagai salah satu kebutuhan pangan pokok yang mendapatkan perhatian khusus dalam hal ketersediaan dan kestabilan harga. Menurut Direktorat Statistik Kesejahteraan Rakyat, selama ini partisipasi rumah tangga dalam mengkonsumsi minyak goreng mencapai 90,27%.

Melihat hal itu, para produsen minyak goreng di Indonesia didorong untuk meningkatkan fortifikasi pada produk minyak goreng olahannya untuk meningkatkan kandungan nutrisinya sebagai produk bahan pangan, hal ini terus diupayakan di tengah semakin banyaknya peredaran minyak goreng curah di pasaran.

Hal inilah yang menjadi pembahasan dalam diskusi “Cooking Oil Stakeholders: Strategic Networking Lunch” diselenggarakan di Park Hyatt Hotel, Jakarta, Rabu 4 Februari 2026. Diskusi ini juga menyoroti dinamika pasar yang terus berkembang, dengan fokus pada peran proaktif industri dalam menjaga stabilitas stok nasional minyak goreng sawit terfortifikasi.

Menurut Program Leader (Asia) Miller For Nutrition – Technoserve, Monojit Indra, program Millers for Nutrition ada di 8 negara, 4 di Afrika dan 4 di Asia termasuk di Indonesia. Ini merupakan sebuah koalisi yang bekerjasama dengan pelaku usaha terutama penggilingan dan refinery, supaya kita bisa menyediakan pangan terfortifikasi yang berkualitas tinggi untuk masyarakat. Untuk saat ini sasaran kami ada di 8 negara tersebut.

Indra menyampaikan, tujuan pertemuan ini adalah untuk membangun kolaborasi terutama dengan industri minyak goreng, untuk mencari tahu tantangan fortifikasi yang terjadi di lapangan. “Dalam diskusi ini kita ingin tahu apa saja kendala yang dihadapi, dan bisa memberikan solusinya. Tujuannya agar lebih konsisten dan berkelanjutan, karena kami sadar betul manfaat dari pangan terfortifikasi itu sangat baik untuk masyarakat,” kata dia.

Dengan kompleksitas logistik dan distribusi, koalisi Millers for Nutrition dan para pelaku industri swasta menegaskan kembali komitmen mereka untuk memastikan minyak goreng terfortifikasi berkualitas tinggi sebagai standar kesehatan untuk seluruh rumah tangga di Indonesia.

Millers for Nutrition, merupakan sebuah koalisi global yang didedikasikan untuk menjadikan fortifikasi pangan sebagai norma lintas industri. Di Indonesia, inisiatif ini diimplementasikan oleh TechnoServe dan didukung oleh TransGraph, yang memiliki riset berbasis data, memberikan pemetaan pasar dan wawasan operasional esensial bagi industri.

Menurut hasil riset lapangan TransGraph periode 2024-2025 memberikan pendalaman kepada peserta mengenai pemetaan produksi yang mencakup analisis integrasi fasilitas produksi minyak goreng di seluruh Indonesia, serta rantai pasok dan menekankan fortifikasi standar vitamin A sebagai pilar dasar kesehatan nasional.

Menurut Indra setiap negara memiliki standar masing-masing untuk vitamin yang terkandung dalam produk. Sebagai organisasi, pihaknya sendiri tidak melakukan penggilingan, tapi memberikan asistensi ke penggilingan yang melakukan fortifikasi supaya mereka memenuhi standar.

Terlepas dari fluktuasi harga global, dedikasi industri terhadap fortifikasi tetap menjadi kontribusi vital bagi ketahanan gizi bangsa. Upaya kolaboratif ini telah memfasilitasi transisi strategis dari minyak curah ke minyak kemasan, memastikan masyarakat mendapatkan akses yang lancar terhadap bahan pokok yang higienis, terjangkau, dan kaya nutrisi.

 

Untuk berlangganan atau informasi lebih lanjut, hubungi: Marketing atau Email 

Butuh Buku Riset? Silahkan kunjugi CDMI Consulting

Share Link:

Baca Juga

English Version

Company Report

Informasi

Jaringan Media

Ikuti Kami

Copyright @ 2024 IPO News. All right reserved

Silahkan Akses melalui Perangkat Mobile, PC atau Laptop