Indonesian Palm Oil News (IPO News) – Menyadari semakin meningkatnya perhatian global terhadap regulasi deforestasi, AEP salah satu perusahaan kelapa sawit yang memiliki komitmen terhadap praktik keberlanjutan di seluruh perkebunan yang mereka miliki, baik perkebunan di Indonesia maupun di Malaysia, dengan mematuhi standar nasional seperti Minyak Sawit Berkelanjutan Indonesia dan Minyak Sawit Berkelanjutan Malaysia.
Anglo Eastern Plantation telah memutuskan untuk mengupayakan keanggotaan di Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO). Keputusan ini mencerminkan dedikasi AEP untuk mencapai sertifikasi yang lebih kuat dan diakui secara global untuk minyak sawit berkelanjutan, dengan mengatasi permasalahan kritik terkait dengan Peraturan Deforestasi Uni Eropa (EUDR) dan tantangan keberlanjutan yang lebih luas.
EUDR yang akan diberlakukan pada 31 Desember 2025, merupakan perubahan penting dalam praktik perdagangan global. Peraturan ini melarang impor produk pertanian yang berasal dari deforestasi atau sumber ilegal ke Uni Eropa (UE), memastikan bahwa barang yang dikonsumsi di UE tidak berkontribusi terhadap deforestasi maupun degradasi hutan di seluruh dunia sejak tahun 2020. Komoditas, termasuk minyak sawit, harus memenuhi persyaratan uji tuntas yang ketat di seluruh rantai pasok untuk mendapatkan akses ke pasar UE.
Sebelumnya AEP juga telah berkomitmen penuh terhadap pengelolaan perkebunan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan di seluruh operasinya di Indonesia dan Malaysia. Kepatuhan terhadap standar Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) dan Malaysian Suistainable Palm Oil (MSPO) tetap menjadi prioritas utama perusahaan ini.
Selengkapnya…
Untuk berlangganan atau informasi lebih lanjut, hubungi: Marketing atau Email
Butuh Buku Riset? Silahkan kunjugi CDMI Consulting


























