Indonesian Palm Oil News (IPO News) Pada kernel station pabrik kelapa sawit, proses pemisahan fibre, nut, shell dan kernel sangat bergantung pada kestabilan aliran udara. Fibre Cyclone atau Depericarper menggunakan daya hisap untuk memisahkan fibre yang ringan dari nut yang lebih berat. Setelah nut dipecahkan, Light Tenera Dry Separator (LTDS) memanfaatkan perbedaan karakteristik aerodinamis untuk memisahkan kernel dari shell dan partikel ringan.
Air velocity yang terlalu rendah menyebabkan pemisahan tidak sempurna, meningkatkan kandungan fibre atau shell pada jalur produk dan membebani peralatan berikutnya. Sebaliknya, air velocity yang terlalu tinggi dapat membawa nut atau kernel bernilai ekonomis ke jalur buangan. Ketidakstabilan ini secara langsung berkontribusi terhadap Nut Losses, Kernel Losses, penurunan Kernel Extraction Rate dan peningkatan biaya operasi.
PT Mosfet Interlock Indonesia menawarkan pendekatan Air Velocity Control berbasis sensor, PLC, Variable Frequency Drive (VFD), HMI dan WebSCADA. Sistem mengukur kecepatan udara secara real-time, membandingkannya dengan setpoint, lalu mengatur kecepatan blower secara otomatis. Dengan dukungan trending, alarm dan pencatatan data, proses dapat dievaluasi berdasarkan data aktual, bukan hanya mengandalkan penyetelan damper secara manual.
Latar Belakang Dan Permasalahan Proses
Kernel recovery merupakan salah satu area yang menentukan nilai tambah pabrik kelapa sawit. Setiap nut atau kernel yang ikut terbuang bersama fibre dan shell merupakan kehilangan produk yang seharusnya masih dapat diproses atau dijual. Masalah tersebut sering tidak terlihat secara langsung karena terjadi secara bertahap dan dipengaruhi oleh perubahan kapasitas serta kondisi proses.
Di banyak pabrik, airflow masih dikendalikan melalui damper manual atau frekuensi blower yang ditetapkan secara tetap. Metode ini dapat bekerja pada satu kondisi tertentu, tetapi kurang responsif ketika feed rate, kadar air, ukuran material, kebocoran ducting atau hambatan pada cyclone berubah.
Faktor yang memengaruhi kestabilan pemisahan
– Perubahan kapasitas olah dan laju umpan ke kernel station.
– Variasi kadar air, ukuran dan densitas fibre, nut, shell serta kernel.
– Kebocoran pada flange, inspection door, ducting dan airlock.
– Penumpukan material yang meningkatkan pressure drop.
– Perubahan performa blower akibat keausan impeller, belt atau bearing.
– Posisi damper yang tidak konsisten antarshift.
– Kualitas cracked mixture dari ripple mill yang tidak seragam.
Dokumentasi Kondisi Lapangan
Instalasi Fibre Cyclone umumnya terdiri atas ducting vertikal, elbow, cyclone body, inspection door, platform akses dan jalur discharge. Kondisi geometri serta kebersihan jalur memengaruhi distribusi airflow dan pressure drop, sehingga harus diperiksa sebelum penentuan titik sensor dan setpoint kontrol.
Prinsip Pemisahan Pada Fibre Cyclone Dan LTDS
Fibre Cyclone / Depericarper
Campuran press cake yang keluar dari proses pressing mengandung fibre dan nut. Pada Depericarper, aliran udara diarahkan untuk mengangkat fibre menuju Fibre Cyclone, sedangkan nut yang lebih berat diharapkan jatuh menuju proses polishing dan pemecahan. Keberhasilan pemisahan ditentukan oleh keseimbangan antara kecepatan udara, volume aliran, pressure drop dan distribusi material.
Jika daya hisap terlalu tinggi, nut dapat ikut terangkat ke Fibre Cyclone dan terbawa ke jalur bahan bakar boiler. Kondisi ini meningkatkan Nut Losses in Fibre. Jika daya hisap terlalu rendah, fibre ikut masuk ke jalur nut dan meningkatkan beban Nut Polishing Drum, Nut Silo serta Ripple Mill.
Light Tenera Dry Separator (LTDS)
Setelah nut dipecahkan oleh Ripple Mill, material terdiri atas kernel utuh, broken kernel, shell, nut yang belum pecah dan partikel ringan. LTDS melakukan pemisahan kering menggunakan aliran udara pada satu atau beberapa stage. Shell dan partikel ringan diangkat, sedangkan kernel diarahkan ke jalur produk.
Air velocity yang terlalu rendah membuat shell atau kotoran tidak terangkat secara optimal sehingga kualitas kernel menurun. Air velocity yang terlalu tinggi meningkatkan risiko kernel, terutama kernel pecah dan berukuran kecil, ikut masuk ke jalur shell.
Dampak kondisi airflow
Untuk berlangganan atau informasi lebih lanjut, hubungi: Marketing atau Email
Butuh Buku Riset? Silahkan kunjugi CDMI Consulting






























