Kinerja Dan Langkah Ekspansi PT Dharma Satya Nusantara

Dharma Satya Nusantara

Indonesian Palm Oil News (IPO News) – Kinerja DSNG dalam empat tahun terakhir (2021 – 2024) meningkat pesat. Total asset yang dimiliki meningkat konsisten. Pada tahun 2021 aset yang dimiliki Rp 13,71 triliun di tahun 2022 angkanya sudah mendekati Rp 15 triliun. Tingginya kenaikan asset ini akibat berbagai ekspansi yang dilakukan termasuk gencar melakukan akuisisi. Tahun 2018 lalu DSNG mengakuisi dua perusahaan perkebunan kelapa sawit senilai Rp 2,1 triliun, yaitu PT Bima Palma Nugraha (BPN) senilai Rp 1,4 triliun dan PT Bima Agri Sawit (BAS) senilai Rp 700 miliar.

Menurut penelusuran IPO NEWS, kedua perusahaan yang diakuisisi tersebut memiliki lahan sawit di Desa Tepian Langsat, Bengalon, Kutai Timur, Kalimantan Tengah.dan berdekatan dengan lokasi kebun DSNG. Luas lahan sawit yang dimiliki PT BPN seluas 27.000 hektar dengan kebun yang telah tertanam saat itu seluas 14.000 hektar, sedangkan PT BAS memiliki lahan seluas 6.476 hektar. Kedua perkebunan sawit itu sudah menghasilkan dengan usia tanam yang relatif muda, sehingga menambah produksi CPO DSNG sekitar 14%.

Tingginya kenaikan asset yang dimiliki DSNG seiring dengan pendapatan yang juga terus meningkat dalam empat tahun terakhir. Dari tahun 2021 hingga tahun 2024 pendapatan dan laba DSNG terus meningkat, kecuali akibat covid-19 labanya merosot tajam. Pada tahun 2021 DSNG sukses membukukan pendapatan sebesar
Rp 7,12 triliun dengan laba Rp 727,15 miliar, ditahun 2022 dengan pendapatan
Rp 9,63 triliun labanya Rp 1,21 triliun dan hingga 2024 DSNG sukses membukukan pendapatan sebesar Rp 10,12 triliun dengan laba sebesar Rp 1,14 triliun.

BANGUN 2 PABRIK KELAPA SAWIT DAN KEMBANGKAN BIO-CNG

Kinerja DSNG ditahun 2021 semakin ditingkatkan dengan membangun dua Pabrik Kelapa Sawit (PKS) baru dengan menggunakan dana belanja Rp. 1 triliun. Kedua PKS tersebut berlokasi di Muara Wahau, Kutai Timur, Kalimantan Timur berkapasitas 60 ton TBS per jam, satu PKS lagi berlokasi di Nangabulik, Kalimantan Tengah berkapasitas 45 ton TBS per jam. Jika kedua pabrik ini selesaai dibangun akan menambah kapasitas PKS menjadi 675 ton TBS per jam.

Selain membangun dua PKS baru, DSNG tengah memulai pembangunan pabrik Bio-CNG yang berlokasi di Kalimantan Timur dengan target penyelesaian pada tahun 2022. Pabrik Bio-CNG akan mengolah limbah cair kelapa sawit menjadi energy terbarukan yang menghasilkan listrik.Ini adalah pabrik kedua yang dibangun, karena sebelumnya DSNG telah membangun pabrik Bio-CNG pertama di Muara Wahau, Kalimantan Timur. Pabrik ini bisa menghasilkan listrik 1.200 kwh dan biomethane gas sebesar 280 M3 per jam. Investasi pembangunan pabrik baru ini senilai US$ 6,5 juta. Saat ini DSNG tengah mengupgrade peta energy melalui pabrik Bio-CNG.

KERJASAMA DENGAN eREX SINGAPORE

Untuk terus meningkatkan pendapatan, DSNG melalui anak usahanya PT Dharma Sumber Energi (DSE) melakukan kerjasama dengan eREX Singapura untuk mengekspor cangkang kelapa sawit (palm kernel shell) ke Jepang. eREX membutuhkan cangkang kelapa sawit ini sebagai bahan baku bagi pembangkit listrik miliknya. DSE akan memasok cangkang kelapa sawit ke Jepang selama 15 tahun dengan volume mencapai 70 ribu ton per tahun. Pabrik yang
memproduksi cangkang kelapa sawit tersebut berlokasi di Muara Wahau, Kalimantan Timur. Kerjasama ini ditanda tangani langsung oleh President Director DSE Mr. Efendi Sulisetyo dan Managing Director eREX Pte Ltd Mr. Shuji Yoda.

Menurut riset yang dilakukan IPO NEWS, Jepang adalah negara tujuan ekspor terbesar cangkang kelapa sawit dari Indonesia, menyusul, Thailand, Singapura dan Malaysia. Hingga Juni 2021 Jepang telah mengimpor cangkang kelapa sawit sebanyak 625,58 ribu ton senilai US$ 59,33 juta, disusul Thailand sebanyak 32,81 ribu ton senilai US$ 3,1 juta ton. Dari Jepang ada sekitar 15 perusahaan yang rutin melakukan impor cangkang kelapa sawit, diantaranya Hanwa Co Ltd, eREX Co Ltd, Sumitomo Forestry Co Ltd, JFE Shoji Trade Corporation, Itochu Corporation, Toyota Tsusho Corporation, Iwatani Corporation dan masih banyak yang lain. Sedangkan dari Thailanad nama perusahaannya minta di rahasiakan.

 

Untuk berlangganan atau informasi lebih lanjut, hubungi: Marketing atau Email 

Butuh Buku Riset? Silahkan kunjugi CDMI Consulting

Share Link:

Baca Juga

English Version

Company Report

Ikuti Kami

Copyright @ 2024 IPO News. All right reserved

Silahkan Akses melalui Perangkat Mobile, PC atau Laptop