Musim Mas Group, Wilmar Group Dan Cargill Group Beli CPO Ke Eagle High Plantation Tbk (BWPT)

eagle high plantation, bwpt, Cargill Group

Indonesian Palm Oil News (IPO News) – PT Eagle High Plantation Tbk (BWPT) adalah perusahaan kelapa sawit terkemuka di Indonesia dan terafiliasi dengan Rajawali Group milik Peter Sondakh yang pernah bertengger dalam daftar orang terkaya di Indonesia. Saat ini pemegang sahamnya adalah PT BW Investindo, Credit Suisse AG SG Branch S/A Matacuna Group, Credit Suisse AG SG Branch S/A Pegasus CP One, Barclays Bank PLC-KS, dan Publik.

Hingga tahun 2025 luas perkebunan sawit yang dimilki seluas 87.000 hektar yang tersebar di Sumatera (2.000 ha), Kalimantan (73.000 ha) dan di Papua (12.000 ha). Pabrik Kelapa Sawit (PKS) yang dimiliki berjumlah 7 unit, terdiri dari 6 unit berlokasi di Kalimantan dan 1 unit di Papua. Total kapasitas produksi 7 pabrik tersebut sebanyak 2 juta ton Tandan Buah Segar (TBS) per tahun.

Menurut pengamatan Indonesian Plam Oil News (IPO NEWS), luas perkebunan BWPT terlihat menyusut drastis, jika dibanding dari tahun-tahun sebelumnya. Tahun 2022 luas perkebunan BWPT mencapai 124.218 hektar, ditahun 2024 tinggal seluas 87.000 hektar. Selidik punya selidik ternyata BWPT telah menjual beberapa perkebunannya di tahun 2023.

BWPT memasarkan seluruh produksinya di dalam negeri. Terdapat nama-nama besar sebagai pembeli produk BWPT, seperti Musim Mas Group, Wilmar Group, Sinar Mas Group, Sari Dumai Group, Cargill Group dan beberapa group perusahaan lainnya.

Pendapatan BWPT ditahun 2023 sebesar Rp 4,20 triliun, berasal dari beberapa group perusahaan. Kontribusi terbesar berasal Sinar Mas Rp 1,77 triliun, dari Sari Dumai Rp 1,66 triliun, Musim Mas Rp 343,17 miliar, Wilmar Rp 48,27 miliar dan beberapa perusahaan lainnya.

Pendapatan BWPT ditahun 2024 sebesar Rp 4,30 triliun, berasal dari beberapa group perusahaan. Kontribusi terbesar berasal Sinar Mas Rp 1,80 triliun, dari Sari Dumai Rp 1,57 triliun, Musim Mas Rp 234,67 miliar, Wilmar Rp 76,69 miliar dan beberapa perusahaan lainnya.

Hingga September 2025 perusahaan-perusahaan diatas tetap berkontribusi besar terhadap pendapatan BWPT. Ada muncul nama nama perusahaan baru sebagai pembeli ditahun 2025 yaitu Cargill Group melalui anak usahanya PT Pacrim Nusantara Lestari Food yang membeli CPO sebesar Rp 273,63 miliar, selain itu ada juga dari Sinar Jaya Group melalui anak usahanya PT Sinar Jaya Inti Mulia yang berkontribusi sebesar Rp 73,69 miliar, Citra Borneo Group melalui anak usahanya PT Citra Borneo Utama membeli Rp 26,6 miliar dan KPN Corp melalui anak usahanya membeli sebesar Rp 15,24 miliar.

 

Untuk berlangganan atau informasi lebih lanjut, hubungi: Marketing atau Email 

Butuh Buku Riset? Silahkan kunjugi CDMI Consulting

Share Link:

Baca Juga

English Version

Company Report

Majalah IPO News

Majalah Indonesian Palm Oil News Edisi Mei - Juni 2026
Majalah IPO News Hasnur Group 2025
Majalah IPO News Palmex Medan 2025
Majalah IPO News Edisi IPOC Bali 2025
Inapalm 2026
Palmex Medan 2026

Produk CDMI Consulting

Berital Lainnya

Ikuti Kami

Copyright @ 2024 IPO News. All right reserved

Silahkan Akses melalui Perangkat Mobile, PC atau Laptop