Indonesian Palm Oil News (IPO News) – Haji Andi Syamsudin Arsyad atau yang lebih dikenal Haji Isam mendapat limpahan berkah dari dua perusahaan sawit miliknya yaitu PT Pradiksi Gunatama Tbk dan PT Jhonlin Agro Raya Tbk. Kedua perusahaan sawit Haji Isam ini memiliki kinerja yang gemilang sepanjang tahun 2025.
Baru-baru ini Haji Isam dan kerabatnya Menteri Pertanian Amran Sulaiman dan Menteri Pertahanan Syafri Samsudin meluncurkan program biodiesel atau B50 di Kalimantan Selatan. B50 artinya setiap satu liter solar, 50 persennya akan dicampur minyak sawit. PT Jhonlin Agro Raya Tbk menjadi salah satu pemainnya.
Sepanjang tahun 2025, saham PT Jhonlin Agro Raya pernah naik hingga 700%, sedangkan perusahaan sawit yang lainnya PT Pradiksi Gunatama Tbk, sahamnya bahkan pernah naik hingga 4.000% hanya dalam satu tahun.
Dari kenaikan harga saham ini saja, nilai kekayaan keluarga Haji Isam diperkirakan mencapai 100 triliun, dan menjadikannya salah satu keluarga terkaya di Indonesia dan salah satu menjadi pemain penting di industri bioenergi.
Untuk memenuhi kebutuhan program biodiesel (B50), Haji Isam membidik wilayah Papua untuk mengembangkan bisnis energinya. Dan di Papua Selatan inilah akan dibuka ribuan hektar kebun kelapa sawit. Inilah tanah orang-orang Wambon, Muyu, Marin, Yey, atau Auyu seperti Franky War.
Sudah menjadi rahasia umum, Haji Isam pernah menjadi tim kampanye nasional Presiden Joko Widodo pada pemilu 2019 saat melawan Prabowo.
Setelah Prabowo menjadi Presiden, Haji Isam diberikan gelar kehormatan Bintang Mahaputra utama yang langsung diserahkan di Istana Negara.
Untuk berlangganan atau informasi lebih lanjut, hubungi: Marketing atau Email
Butuh Buku Riset? Silahkan kunjugi CDMI Consulting




























