Indonesian Palm Oil News (IPO News) – WILMAR adalah perusahaan kelapa sawit terbesar di Indonesia dan di dunia yang berbasis di Singapura. Luas lahan kelapa sawit yang dikuasai di Indonesia mencapai 320.000 ha yang tersebar di Sumatera, Kalimantan hingga ke Papua. Luas lahan yang tertanam mencapai 275.000 ha, terdiri dari kebun inti seluas 190.000 ha dan kebun plasma seluas 85.000 ha, sehingga Wilmar mampu memproduksi Tandan Buah Segar (TBS) sebanyak 2,7 juta ton per tahun dan produksi CPO mencapai 1,4 juta ton per tahun, selain itu Wilmar juga membeli TBS dan CPO dari pihak ketiga sehingga mampu mengolah TBS sebanyak 5,7 juta ton per tahun dengan produksi CPO sebanyak 2,6 juta ton per tahun.
Wilmar menjalankan bisnis kelapa sawit secara terintegrasi dari penelitian, pembibitan, penanaman, penggilingan, penyulingan, pengemasan, perdagangan berbagai jenis produk CPO dan turunannya. Wilmar adalah pemasok 42% produk CPO dan turunannya serta minyak nabati lainnya di seluruh dunia termasuk biodiesel.
Jaringan bisnis Wilmar sangat luas terdapat lebih dari 50 negara, di antaranya China, India, Malaysia, Bangladesh, Vietnam, Australia, Amerika Serikat, Eropa dan lain-lain. Di China, Wilmar memiliki 22 pabrik penyulingan, sedangkan di Eropa memiliki 6 pabrik penyulingan dan dua pabrik khusus lemak nabati yang terletak di Belanda dan Jerman.
Wilmar adalah perusahaan kelapa sawit dengan kapitalisasi terbesar di dunia. Pendapatan group bisnisnya pada tahun 2024 mencapai US$ 67,37 miliar dengan keuntungan mencapai US$ 1,22 miliar. Pendapatan ini meningkat dibanding tahun sebelumnya sebesar US$ 67,15 miliar dengan keuntungan bersih US$ 1,65 miliar.
Wilmar salah satu perusahaan yang banyak membeli CPO dari group perusahaan sawit lainnya di Indonesia, salah satunya Wilmar membeli CPO ke PT. Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG)
DSNG memasarkan 85% produknya kedalam negeri, sisanya di ekspor. Terdapat nama-nama besar sebagai pembeli terbesar produk DSNG didalam negeri, salah satunya Wilmar Group melalui anak usahanya PT. Wilmar Nabati Indonesia
Pendapatan DSNG ditahun 2023 sebesar Rp. 9,49 triliun, berasal dari beberapa group perusahaan sebagai pembeli. Wilmar memberikan kontribusi pendapatan sebesar Rp. 1,92 triliun.
Pendapatan DSNG ditahun 2024 sebesar Rp. 10,11 triliun, berasal dari beberapa group perusahaan. Kontribusi Wilmar mencapai Rp. 1,94 triliun.
Menurut informasi yang diterima Indonesian Palm Oil News (IPO News), hingga September 2025 kontribusi pembelian dari Wilmar sebesar Rp. 1,51 triliun.
Untuk berlangganan atau informasi lebih lanjut, hubungi: Marketing atau Email
Butuh Buku Riset? Silahkan kunjugi CDMI Consulting





























