Sinar Mas Beli CPO dan Produk Turunan ke PT Dharma Satya Nusantara TBK (DSNG)

Sinar Mas
Image: AI-generated

Indonesian Palm Oil News (IPO News) – PT. Sinar Mas Agro Resources and Technology Corporation (SMART Corporation) berdiri pada tahun 1972 dengan nama PT Sumcama Padang Halaban, dengan modal awal sebesar Rp. 17.647.000,- pemegang sahamnya saat itu adalah NV. Sumatra Caoutchouc Maatschappy (Belgium), Mr. Raden Soewarso Tirtowiogjo dan Mr. Raden Hidajat Soerijanatamihardja (Indonesia). Pada tahun 1985 seluruh pemegang sahamnya mengundurkan diri dan digantikan oleh PT Sadang Mas. Pada tahun 1991 namanya berubah menjadi PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Corporation (SMART Corporation).

Pada tahun 1992 melalui Bursa Efek Jakarta (BEJ), perusahaan ini menjual sebagian sahamnya kepada publik dan pada tahun 1997 karena telah menjadi perusahaan terbuka, namanya berubah menjadi PT SMART Corporation Tbk, modal awalnya saat itu sebesar Rp. 1.000.000.000.000,- modal ditempatkan dan disetor sebesar Rp. 252.000.000.000,-

Terakhir pada tahun 1999, kembali namanya berubah menjadi PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk atau disingkat PT SMART Tbk. Pada tahun 2005 modal ditempatkan dan disetor ditingkatkan menjadi Rp. 574.438.673.200,- sahamnya mayoritas dikontrol oleh PT Purimas Sasmita, yaitu perusahaan yang dikuasai oleh Dr. Eka Tjipta Widjaja dan sebagian saham Publik.

Sinar Mas Agribusiness and Food adalah anak usaha dari Golden Agri Resources (GAR), yaitu perusahaan kelapa sawit terbesar dan terkemuka di Indonesia dengan pemasaran yang telah mengglobal.

Sinar Mas Agribusiness and Food di Indonesia fokus pada produksi minyak kelapa sawit berkelanjutan. Kegiatan utamanya meliputi budidaya dan pemanenan kelapa sawit, pengolahan Buah Tandan Segar (TBS) menjadi minyak sawit mentah (CPO) dan inti sawit, penyulingan CPO menjadi produk dengan nilai tambah tinggi seperti minyak goreng, margarin, shortening dan biodiesel. Jaringan pemasarannya telah tersebar di 60 negara di dunia.

Umur tanaman kelapa sawit SMART mayoritas (27%) atau seluas 36.346 hektar berumur (7-18 tahun), seluas (26%) atau 35.235 hektar berumur (19-25 tahun), seluas (30%) atau 41.665 hektar berumur (diatas 25 tahun), seluas (7%) atau 10.114 hektar berumur (4-6 tahun) dan yang belum menghasilkan seluas (10%) atau 13.227 hektar.

SMART memiliki 16 pabrik kelapa sawit, 4 pabrik pengolahan inti sawit dan 4 pabrik rafinasi. SMART melalui PT Sinar Mas Oleochemical juga mengelola kegiatan usaha di sektor oleokimia berkapasitas 240.000 ton per tahun.

Walaupun telah memiliki produksi Tandan Buah Segar (TBS) dan Crude Palm Oil (CPO) dengan produksi yang besar, namun group perusahaan ini melalui anak usahanya tetap gencar membeli produk CPO dan turunannya dari perusahaan lain, salah satu contohnya dari PT. Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG)

DSNG memasarkan 85% produknya kedalam negeri, sisanya di ekspor. Terdapat nama-nama besar sebagai pembeli terbesar produk DSNG didalam negeri, salah satunya SINAR MAS Group.

Pendapatan DSNG ditahun 2023 sebesar Rp. 9,49 triliun, berasal dari beberapa group perusahaan sebagai pembeli. Kontribusi terbesar berasal dari PT Sinar Mas, sebesar Rp. 2,29 triliun. Di tahun 2024, pendapatan DSNG sebesar Rp. 10,11 triliun, berasal dari beberapa group perusahaan. Kontribusi terbesar berasal dari Sinar Mas, Rp. 2,46 triliun

Menurut informasi yang diterima Indonesian Palm Oil News (IPO News) hingga September 2025 SINAR MAS tetap sebagai pembeli terbesar produk CPO DSNG, yaitu sejumlah Rp. 2,18 triliun.

 

Untuk berlangganan atau informasi lebih lanjut, hubungi: Marketing atau Email 

Butuh Buku Riset? Silahkan kunjugi CDMI Consulting

Share Link:

Baca Juga

English Version

Company Report

Informasi

Jaringan Media

Ikuti Kami

Copyright @ 2024 IPO News. All right reserved

Silahkan Akses melalui Perangkat Mobile, PC atau Laptop