Bumitama Gunajaya Agro Group Memiliki 7 Anak Usaha Dengan Produksi TBS, CPO dan PK Terbesar

Bumitama Gunajaya Agro, Sawit
Sumber Foto: Pexels | Foto: Alexey Demidov

Indonesian Palm Oil News (IPO News) – Bumitama Gunajaya Agro Group (BGA Group) atau BUMITAMA AGRI LTD, adalah perusahaan kelapa sawit terkemuka di Indonesia dan di dunia dengan landbank yang dimiliki seluas 234.000 hektar. Hingga tahun 2024 BGA memiliki lahan sawit yang tertanam seluas 187.021 hektar, dengan perincian di Riau seluas 2.000 hektar. Di Kalimantan Barat 80.000 hektar dan Kalimantan Tengah 105.000 hektar. Total tanaman sawit yang telah menghasilkan (mature) seluas 124.408 hektar (inti) seluas 62.623 hektar (plasma).

Dari sekitar 42 anak usaha yang dimiliki, BGA memiliki 66 kebun (estate) yang tersebar di Riau, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat. BGA memiliki 17 Pabrik Kelapa Sawit (Mill) dengan kapasitas 1.165 ton per jam. Lokasi pabrik berada di Riau 1 pabrik, Kalimantan Barat 7 pabrik dan Kalimantan Tengah 9 pabrik. Kapasitas pengolahan setiap pabrik berbeda beda, ada yang berkapasitas 45 ton TBS per jam, 60 ton per jam dan ada yang 75 ton per jam.

BGA Group memiliki 42 anak usaha dalam menunjang kegiatannya. Menurut penelusuran CDMI dari data Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO), dari 42 anak usaha, ada 7 anak usaha yang memiliki produksi TBS, CPO dan PK tertinggi, yaitu:

Pertama, PT Gunajaya Ketapang Sentosa (GKS). Pada tahun 2024 GKS yang memiliki lahan perkebunan seluas 7.665 hektar ini memiliki produksi Tandan Buah Segar (TBS) sebanyak 281.144 ton, produksi Crude Palm Oil (CPO) sebanyak 64.021 ton dan produksi Palm Kernel (PK) sebanyak 12.321 ton. Tahun 2025 produksi GKS di prediksi meningkat 8%, GKS memiliki 1 unit Pabrik Kelapa Sawit (PKS) berkapasitas 60 ton TBS per jam.

Kedua, PT Bumitama Gunajaya Abadi (BGA). Pada tahun 2024 BGA yang memiliki lahan perkebunan seluas 15.225 hektar ini memiliki produksi TBS sebanyak 237.165 ton, produksi CPO sebanyak 64.021 ton dan PK sebanyak 12.321 ton. Tahun 2025 produksi BGA di prediksi meningkat 7%. BGA memiliki 1 unit PKS berkapasitas 60 ton TBS per jam.

Ketiga, PT Windu Nabatindo Abadi (WNA). Pada tahun 2024 WNA yang memiliki lahan perkebunan seluas 11.059 hektar ini memiliki produksi TBS sebanyak 232.050 ton, produksi CPO sebanyak 56.458 dan produksi PK sebanyak 11.258 ton. Pada tahun 2025 produksi WNA di prediksi meningkat 8%. WNA memiliki 1 unit PKS berkapasitas 90 ton TBS per jam.

Keempat, PT Windu Nabatindo Lestari (WNL). Pada tahun 2024 WNL yang memiliki lahan perkebunan seluas 8.796 hektar ini memiliki produksi TBS sebanyak 138.215 ton, produksi CPO sebanyak 34.800 ton dan produksi PK sebanyak 5.395 ton. Pada tahun 2025 produksi WNL di prediksi meningkat 8%. WNL memiliki 1 unit PKS berkapasitas 60 ton TBS per jam.

Kelima, PT Agro Sejahtera Manunggal (ASM). Pada tahun 2024 ASM yang memiliki lahan perkebunan seluas 6.124 hektar ini memiliki produksi TBS sebanyak 132.100 ton, produksi CPO sebanyak 32.100 ton dan produksi PK sebanyak 6.800 ton. Pada tahun 2025 produksi ASM di prediksi meningkat 8%. ASM memiliki 1 unit PKS berkapasitas 60 ton TBS per jam.

Keenam, PT Gunajaya Karya Gemilang (GKG). Pada tahun 2024 GKG yang memiliki lahan perkebunan seluas 7.559 hektar ini memiliki produksi TBS sebanyak 115.300 ton, produksi CPO sebanyak 52.500 ton dan produksi PK sebanyak 10.900 ton. Pada tahun 2025 produksi GKG di prediksi meingkat 9%. GKG memiliki 1 unit PKS berkapasitas 60 ton TBS per jam.

Ketujuh, PT Karya Bakti Agro Sejahtera (KBAS). Pada tahun 2024 KBAS yang memiliki lahan perkebunan seluas 4.848 hektar ini memiliki produksi TBS sebanyak 93.350 ton, produksi CPO sebanyak 22.300 ton dan produksi PK sebanyak 4.200 ton. Pada tahun 2025 produksi KBAS di prediksi meningkat 8%. KBAS memiliki 1 unite PKS berkapasitas 60 ton TBS per jam.

 

Untuk berlangganan atau informasi lebih lanjut, hubungi: Marketing atau Email 

Butuh Buku Riset? Silahkan kunjugi CDMI Consulting

Share Link:

Baca Juga

English Version

Company Report

Informasi

Jaringan Media

Ikuti Kami

Copyright @ 2024 IPO News. All right reserved

Silahkan Akses melalui Perangkat Mobile, PC atau Laptop