Indonesian Palm Oil News (IPO News) – Memasuki tahun 2025, tepatnya Juni 2025 kepemimpinan Holding PTPN Group diserahkan kepada Denaldy Mulino Mauna yang telah resmi dilantik sebagai Direktur Utama. Pria lulusan University of Maryland College Park, Amerika Serikat. Ditangan kepemimpinan baru, PTPN Group diharapkan akan menjadi perushaan sawit yang mengglobal. Predikat ini sangat mungkin diraih dengan potensi besar yang dimiliki.
Kinerja PTPN Group sebelumnya dibawah kendali Muhammad Abdul Ghani beserta tim direksi lainnya telah membawa PTPN Group memiliki daya saing dengan perusahaan sawit terkemuka lainnya di Indonesia. Abdul Ghani berhasil membawa PTPN Group menjadi perusahaan perkebunan sawit yang disegani.
Transformasi yang dilakukan sebelumnya oleh Abdul Ghani merupakan langkah strategis untuk meningkatkan efisiensi operasional. “Kami percaya bahwa fokus pada produktivitas dan inovasi akan mendorong pertumbuhan berkelanjutan, dan hasil yang kami raih saat ini adalah bukti dari komitmen tersebut, katanya saat itu.
PTPN Group telah melakukan perubahan mendasar dalam model bisnis, meningkatkan efisiensi operasional, dan memanfaatkan teknologi digital untuk memastikan keberlanjutan jangka panjang. Hasilnya, PTPN kini berada dalam posisi yang lebih kuat menghadapi perubahan global.
Dibawah kendali Denaldy Mulino Mauna sebagai Direktur Utama beserta direksi lainnya PTPN Group melalui anak usahanya PT Industri Nabati Lestari menargetkan memproduksi minyak goreng sebanyak 1,8 juta ton ditahun 2026.
Ikut juga dilantik sebagai direktur yaitu Rizal H. Damanik, Endang Suraningsih, Ryanto Wisnuardhy, Agung Septya Imam Weffendi. Sedangkan yang menjadi Komisaris Utama adalah Ali Jamil Harahap dan ada enam orang komisaris antara lain Sukrianto Yulia, Riyatno, Zulfikar Abdullah, Kasan, Alhilal Hamdi dan Tsamara Amany Alatas
Untuk berlangganan atau informasi lebih lanjut, hubungi: Marketing atau Email
Butuh Buku Riset? Silahkan kunjugi CDMI Consulting





























