Indonesian Palm Oil News (IPO News), Padang — Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit petani bermitra di Provinsi Sumatera Barat kembali mengalami penurunan. Memasuki periode 22–30 September 2026, harga TBS untuk tanaman umur 10–20 tahun ditetapkan sebesar Rp3.987,27 per kilogram, turun Rp55,44/kg dibandingkan periode sebelumnya yang mencapai Rp4.042,71/kg.
Penetapan harga tersebut dilakukan oleh Tim Penetapan Harga TBS Kelapa Sawit Provinsi Sumatera Barat dalam rapat di Aula Bidang Perkebunan Dinas Perkebunan Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sumatera Barat, Padang, pada 23 September 2026.
Penurunan ini cukup menarik perhatian karena pada periode sebelumnya harga TBS Sumbar masih berada di atas level Rp4.000/kg. Dengan koreksi terbaru tersebut, harga TBS kembali berada di bawah angka psikologis Rp4.000/kg.
HARGA CPO MENJADI SALAH SATU FAKTOR
Salah satu komponen yang memengaruhi penetapan harga TBS periode ini adalah harga minyak sawit mentah atau CPO. Harga CPO lokal yang menjadi acuan tercatat Rp15.501,24/kg, berdasarkan rata-rata dari empat perusahaan, yakni PT AMP, PT GMP, PT KSI dan PT MA.
Sementara itu, harga inti sawit (kernel) tercatat Rp13.680/kg, sedangkan harga cangkang sebesar Rp15,63/kg. Indeks K yang digunakan dalam penetapan harga periode ini mencapai 94,34%.
Penurunan harga tersebut menunjukkan bahwa harga TBS petani sangat dipengaruhi oleh pergerakan harga produk utama kelapa sawit, khususnya CPO dan kernel, serta formula penetapan yang berlaku di daerah.
PETANI KEMBALI MENCERMATI PERGERAKAN HARGA
Bagi pekebun sawit, perubahan harga TBS menjadi perhatian penting karena langsung berpengaruh terhadap penerimaan dari hasil panen. Terlebih, biaya pemeliharaan kebun, pupuk, tenaga kerja, transportasi dan kebutuhan produksi lainnya tetap harus ditanggung petani.
Menurut data Indonesian Palm Oil News (IPO NEWS), harga TBS Sumatera Barat dalam beberapa periode September 2026 menunjukkan pergerakan yang cukup dinamis. Setelah sempat bergerak naik hingga menembus Rp4.000/kg, harga kembali terkoreksi pada periode terakhir.
Dengan harga TBS periode 22–30 September berada di level Rp3.987,27/kg untuk tanaman umur 10–20 tahun, perkembangan harga CPO dan kernel serta penetapan harga periode berikutnya akan menjadi perhatian pelaku usaha dan pekebun sawit di Sumatera Barat.
Data perbandingan antarprovinsi juga menunjukkan bahwa Sumatera Barat sebelumnya berada di antara provinsi dengan harga TBS bermitra tertinggi. Pada periode 14–20 September, Sumatera Barat tercatat Rp4.042/kg, sementara Sumatera Utara mencapai Rp4.066/kg.
Untuk berlangganan atau informasi lebih lanjut, hubungi: Marketing atau Email
Butuh Buku Riset? Silahkan kunjugi CDMI Consulting
























