Indonesian Palm Oil News (IPO News) – APICAL melalui anak usahanya PT Kutai Refinery Nusantara (KRN) terus melakukan ekspansi yang seolah tiada henti untuk mengusai pasar dunia. Tidak pernah ada yang menyangka jika melihat sebelumnya nama perusahaan ini adalah PT Bintang Garuda Mas yang didirikan dengan modal awal hanya Rp 1 miliar dan modal ditempatkan hanya Rp 250 juta. Awal nya pemegang saham perusahaan ini adalah PT Mandiri Laju Bersama dan PT Mandiri Lestari Bersama yang dimiliki oleh Benny Setiawan dan Doktor Ibrahim Hasan.
Kemudian pada tahun 2016 melalui notaris Linda Herawati,SH perusahaan ini berganti nama menjadi PT Kutai Refinery Nusantara (KRN) dengan modal awal yang meningkat menjadi Rp 750 miliar dan modal ditempatkan sebesar Rp 200 miliar. Pemegang sahamnya saat itu adalah Spring Palm Holding Ltd dan Star Palm Holding Ltd, kedua perusahaan ini berasal dari Britsh Virgon Island. Saat itu perusahaan dipimpin oleh Julianus Tarigan dan H. Erwin.
Informasi terakhir yang diterima Indonesian Palm Oil News (IPO News), tahun 2023 modal awal perusahaan ini ditaksir telah meningkat fantastis lebih dari Rp 3 triliun dengan pemegang saham mayoritas adalah Kutai Refinery Pte Ltd dan Apical Sumatera Management Pte Ltd, keduanya dari Singapura. KRN dipimpin oleh Peter Setiabudi, seorang pebisnis ulung yang sukses, pekerja keras dan memiliki pengalaman luas dibidang industri sawit dan produk turunannya.
Seiring pesatnya perkembangan bisnis KRN, saat ini KRN telah menjadi perusahaan sawit dan turunannya yang sangat disegani di dunia, investasi besar terus dikeluarkan. Kini KRN telah menjadi perusahaan global dengan jaringan pemasaran dunia yang luas. KRN memegang peran penting dalam mata rantai industri sawit Indonesia, terutama dalam pengolahan minyak sawit mentah menjadi produk turunan berkualitas ekspor. Kapasitas produksi juga terus meningkat seperti penjelasan dibawah ini :
Informasi dari berbagai sumber yang diperoleh Indonesian Palm Oil News (IPO News), kapasitas produksi tahunan KRN mencakup berbagai produk turunan kelapa sawit, antara lain :
- RBD Palm Oil (minyak sawit olahan): hingga 2 juta ton/tahun
- Palm Fatty Acid Distillate (PFAD): hingga 500 ribu ton/tahun
- Palm Stearin (RBD): hingga 1 juta ton/tahun
- RBD Palm Kernel Oil (minyak inti sawit): hingga 1 juta ton/tahun
- RBD Palm Olein: hingga 20 juta ton/tahun
- Crude Glycerin: sekitar 210 ribu ton/tahun
- Fatty Matter: sekitar 127 ribu ton/tahun
- Kapasitas CPO: sekitar 1.500–3.000 ton/hari
- Kapasitas biodiesel: sekitar 1.000 ton/hari
KRN juga aktif dalam mendorong praktik bisnis berkelanjutan, termasuk melalui program-program tanggung jawab sosial dan pelibatan tenaga kerja lokal. Hal ini sejalan dengan visi APICAL Group yang menekankan prinsip Sustainable Growth dalam seluruh operasional bisnisnya.
Bisnis Kutai Refinery Nusantara (KRN) berada di kawasan industri Kariangau, Balikpapan Barat, Kalimantan Timur, dengan lokasi pabrik yang berdiri diatas lahan seluas 1.800 hektar. Pabrik ini dilengkapi fasilitas modern, dengan standar keamanan dan lingkungan yang tinggi, mencerminkan komitmen APICAL terhadap keberlanjutan dan efisiensi produksi.
APICAL sendiri masuk kedalam ASIAN AGRI Group (AAG). Pendiri dan pemilik AAG adalah konglomerat Sukanto Tanoto, pemilik kelompok bisnis Royal Golden Eagle Pte Ltd (RGE) yang berbasis di Singapura. Meski memiliki banyak perusahaan di Indonesia, Sukanto Tanoto memilih mengendalikan bisnisnya dari perusahaan induk yang berlokasi di Singapura.
Ditulis oleh Muslim M. Amin (Pemimpin Redaksi IPO NEWS)
Untuk berlangganan atau informasi lebih lanjut, hubungi: Marketing atau Email
Butuh Buku Riset? Silahkan kunjugi CDMI Consulting





























