Indonesian Palm Oil News (IPO News) – CARGILL Group melalui PT. Hindoli adalah perusahaan kelapa sawit kelas dunia dengan jaringan pemasaran hingga ke Asia, Amerika Serikat, Afrika dan Eropa. Bisnis kelapa sawitnya semakin berkembang setelah membeli 30% saham Temasek di Cargill Tropical Palm Holdings Pte Lte (CTP). CTP adalah unit bisnis perkebunan sawit Cargill, berbasis di Singapura, yang didirikan tahun 2005 sebagai usaha patungan 70 : 30 antara Cargill dan Temasek.
Hingga Desember 2025, CARGILL Group menguasai lahan kelapa sawit di Indonesia seluas 82.000 hektar dan yang telah tertanam lebih dari 55.000 hektar. Perkebunan sawitnya tersebar di Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, serta Lampung dan Bengkulu.
Menurut informasi yang diterima Indonesian Palm Oil News (IPO NEWS) jumlah pabrik kelapa sawit (PKS) yang dimiliki Cargill di Indonesia berjumlah 9 unit, antara lain 4 unit PKS dimiliki oleh PT. Hindoli (Sumatera Selatan), 4 unit PKS dimiliki oleh PT. Harapan Sawit Lestari (Ketapang, Kalimantan Barat), 1 unit PKS dimiliki oleh PT. Indo Sawit Kekal (Kalimantan Barat) dan 1 unit PKS dimiliki oleh PT. Poliplant Sejahtera (Kalimantan Barat).
CARGILL juga membangun kilang di Lampung dengan kapasitas pemurnian 3.000 metrik ton minyak sawit per hari ini tidak hanya mengedepankan kuantitas. Fasilitas kilang ini dirancang dengan teknologi mutakhir yang hemat energi dan dilengkapi dengan instalasi pengolahan air limbah. Sistem pengelolaan air yang diterapkan dirancang khusus untuk meminimalkan dampak operasional terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar. Ini adalah wujud nyata bagaimana Cargill memprioritaskan tanggung jawab lingkungan.
Untuk berlangganan atau informasi lebih lanjut, hubungi: Marketing atau Email
Butuh Buku Riset? Silahkan kunjugi CDMI Consulting






























