Agrina Sawit Perdana Memiliki 3 Anak Usaha Dengan Produksi TBS, CPO dan PK Terbesar

Agrina Sawit Perdana, ISPO

Indonesian Palm Oil News (IPO News) – PT Agrina Sawit Perdana (ASP) adalah perusahaan kelapa sawit kelas menengah di Indonesia yang berlokasi Kabupaten Sanggau, Propinsi Kalimantan Barat. Penanaman kelapa sawit pertama kali dilakukan pada tahun 2000 seluas 270 ha.

ASP terus mengembangkan areal perkebunannya dan pada tahun 2017, ASP mengoperasikan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) dengan kapasitas 60 ton per jam untuk mengolah Tandan Buah Segar (TBS) menjadi minyak sawit mentah (CPO) dan Inti Sawit (PK).

ASP memiliki 6 anak usaha dalam menunjang kegiatannya. Menurut penelusuran Indonesian Palm Oil News (IPO NEWS) dari data Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO), dari 6 anak usaha itu ada 3 anak usaha yang memiliki produksi TBS, CPO dan PK tertinggi yaitu :

Pertama PT Kharisma Alam Persada (KAP). Pada tahun 2024 KAP yang memiliki lahan perkebunan seluas 8.993 hektar ini memiliki produksi Tandan Buah Segar (TBS) sebanyak 80.829 ton, produksi Crude Palm Oil (CPO) sebanyak 16.368 ton dan produksi Palm Kernel (PK) sebanyak 2.684 ton.Tahun 2025 produksi KAP di prediksi meningkat 12 persen. KAP memiliki 1 unit Pabrik Kelapa Sawit (PKS) berkapasitas 60 ton TBS per jam.

Kedua, PT Rana Wastu Kencana (RWK). Pada tahun 2024 RWK yang memiliki lahan perkebunan seluas 7.350 hektar ini memiliki produksi TBS sebanyak 78.400 ton, produksi CPO sebanyak 17.300 ton dan PK sebanyak 3.600 ton. Tahun 2025 produksi RWK di prediksi meningkat 12 persen. RWK memiliki 1 unit PKS berkapasitas 60 ton TBS per jam.

Ketiga, PT Bumi Tata Lestari (BTL). Pada tahun 2024 BTL yang memiliki lahan perkebunan seluas 4.019 hektar ini memiliki produksi TBS sebanyak 43.665 ton, produksi CPO sebanyak 9.746 dan produksi PK sebanyak 1.868 ton. Pada tahun 2025 produksi BTL di prediksi meningkat 10 persen. BTL memiliki 1 unit PKS berkapasitas 60 ton TBS per jam.

 

JALANKAN BISNIS SAWIT SESUAI STANDAR ISPO

Menurut pengamatan Indonesian Palm Oil News (IPO NEWS), ASP telah menjalankan bisnis kelapa sawit dengan baik dan benar. Terbukti semua anak usahanya telah menerima sertifikasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO), diantaranya :

  • PT AGRINA SAWIT PERDANA (ASP) telah menunjuk perusahaan sertifikasi PT Mutuagung Lestari Tbk untuk menilai perkebunan dan pabrik miliknya. ASP telah menerima sertifikat ISPO dengan perkebunan sawit seluas 6.514 hektar dan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) berkapasitas 60 ton TBS per jam. Lokasi perkebunan dan pabrik kelapa sawit ini berada di Desa Nanga, Pemubuh, Kalimantan Barat.

  • PT KHARISMA ALAM PERSADA (KAP) telah menunjuk perusahaan PT Mutuagung Lestari Tbk untuk menilai perkebunan dan pabrik miliknya. KAP telah menerima sertifikat ISPO dengan perkebunan sawit seluas 8.993 hektar dan PKS berkapasitas 60 ton TBS per jam. Lokasi perkebunan dan pabrik kelapa sawit ini berada di Tapin, Kalimantan Selatan.

  • PT BUMI TATA LESTARI (BTL) telah menunjuk PT Mutuagung Lestari Tbk untuk menilai perkebunan dan pabrik miliknya. BTL telah menerima sertifikat ISPO dengan perkebunan sawit seluas 4.019 hektar dan PKS berkapasitas 60 ton TBS per jam. Lokasi perkebunan dan pabrik kelapa sawit ini berada di Sanggau, Kalimantan Barat.

  • PT RANA WASTU KENCANA (RWK) telah menunjuk PT Mutuagung Lestari Tbk untuk menilai perkebunan dan pabrik miliknya. RWK telah menerima sertifikat ISPO dengan perkebunan sawit seluas 7.350 hektar dan PKS berkapasitas 60 ton TBS per jam. Lokasi perkebunan dan pabrik kelapa sawit ini Sambas, Kalimantan Barat.

 

Untuk berlangganan atau informasi lebih lanjut, hubungi: Marketing atau Email 

Butuh Buku Riset? Silahkan kunjugi CDMI Consulting

Share Link:

Baca Juga

English Version

Company Report

Informasi

Jaringan Media

Ikuti Kami

Copyright @ 2024 IPO News. All right reserved

Silahkan Akses melalui Perangkat Mobile, PC atau Laptop